Shalzabilla, Hesy (2026) Kontroversi narasi jual beli mainan blind box di media sosial: studi hadis tentang gharar dengan pendekatan netnografi. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Hesy Shalzabilla_07010522005.pdf
Download (9MB)
Hesy Shalzabilla_07010522005_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2029.
Download (9MB)
Abstract
Fenomena jual beli blind box yang berkembang di media sosial memunculkan perdebatan di kalangan masyarakat Muslim terkait adanya unsur gharar dalam praktik transaksi tersebut. Perbedaan narasi antara pihak yang menilai blind box sebagai transaksi yang tidak sah dan pihak yang menganggapnya sebagai bentuk hiburan menunjukkan dinamika pemaknaan keagamaan di ruang digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi hadis dan netnografi. Data primer berupa hadis-hadis tentang larangan gharar, khususnya hadis dalam Shahih Muslim No. 1513, sedangkan data sekunder berasal dari konten dan komentar warganet di media sosial. Analisis dilakukan melalui kajian sanad dan matan hadis serta pemetaan narasi pro dan kontra jual beli blind box di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis larangan gharar berstatus shahih dan menekankan pentingnya kejelasan serta keadilan dalam transaksi muamalah. Di media sosial, hadis tersebut dipahami secara beragam sesuai dengan pengalaman dan logika konsumsi warganet, sehingga media sosial berperan sebagai ruang rekontekstualisasi hadis dalam praktik muamalah kontemporer.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Blind box; gharar; hadis; media sosial; netnografi |
| Subjects: | Jual Beli Media Sosial Hadis |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Hesy Shalzabilla |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:36 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:36 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/87379 |
