Implementasi program Padat Karya sebagai strategi pengentasan kemiskinan di Kota Surabaya dalam perspektif ekonomi Islam

Rifqi, Yusuf (2025) Implementasi program Padat Karya sebagai strategi pengentasan kemiskinan di Kota Surabaya dalam perspektif ekonomi Islam. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Yusuf Rifqi_08020421092 ok.pdf] Text
Yusuf Rifqi_08020421092 ok.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Yusuf Rifqi_08020421092 full.pdf] Text
Yusuf Rifqi_08020421092 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 October 2028.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Program Padat Karya sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan di Kota Surabaya dalam Perspektif Ekonomi Islam”. Latar belakang penelitian ini adalah masih tingginya angka kemiskinan di Kota Surabaya yang semakin diperparah oleh ketidakstabilan geopolitik dan konflik internasional. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya membuat gagasan Rumah Padat Karya yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui berbagai kegiatan produktif, pelatihan, bantuan modal, serta pemanfaatan aset tidak terpakai untuk membuka lapangan kerja baru. Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan implementasi Program Padat Karya di Kota Surabaya dalam rangka pengentasan kemiskinan, serta menganalisis implementasi Program Padat Karya tersebut dalam perspektif Ekonomi Islam. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi literatur. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memberikan hasil bahwa Program Padat Karya mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka kemiskinan di Kota Surabaya. Data BPS mencatat jumlah penduduk miskin menurun dari 152,49 ribu jiwa pada tahun 2021 menjadi 116,62 ribu jiwa pada tahun 2024, serta tingkat pengangguran terbuka turun dari 7,62% pada tahun 2022 menjadi 6,76% pada tahun 2024. Program ini berhasil meningkatkan pendapatan, keterampilan, serta kemandirian masyarakat miskin. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti rendahnya inovasi, kurangnya sosialisasi. Dalam perspektif Ekonomi Islam, Program Padat Karya sejalan dengan prinsip maṣlaḥah, khususnya dalam menjaga harta (ḥifẓ al-māl) dan jiwa (ḥifẓ al-nafs). Program ini mencerminkan nilai keadilan (‘adl), tolong-menolong (ta’āwun), serta distribusi kesejahteraan yang lebih merata melalui peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan demikian, implementasi Program Padat Karya tidak hanya berfungsi sebagai strategi ekonomi daerah, tetapi juga merepresentasikan penerapan nilai-nilai Ekonomi Islam dalam kebijakan publik untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat (maṣlaḥah).

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Subjects: Ekonomi Islam
Kemiskinan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Yusuf Rifqi
Date Deposited: 31 Mar 2026 06:57
Last Modified: 31 Mar 2026 06:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/87189

Actions (login required)

View Item
View Item