Meidiana, Meidiana (2025) Analisis manajemen risiko penerapan program Budidaya Jamur Tiram pada LAZNAS Baitulmaal Muamalat Jawa Timur. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Meidiana_08010522008 ok.pdf
Download (2MB)
Meidiana_08010522008 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 December 2028.
Download (6MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko pada Program Budidaya Jamur Tiram yang dilaksanakan oleh LAZNAS Baitulmaal Muamalat Jawa Timur. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana lembaga mengelola risiko yang ada program budidaya jamur tiram serta sejauh mana pendekatan Enterprise Risk Management (ERM) COSO Modifikasi mampu memberikan gambaran menyeluruh terkait potensi risiko, pengukuran risiko yang dapat memengaruhi keberlanjutan program pemberdayaan mustahik serta mitigasi apa yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Pengisian kuesioner atas risiko yang ada. Lalu data tersebut dianalisis menggunakan kerangka ERM COSO Modifikasi untuk mengidentifikasi, menilai, dan memetakan risiko berdasarkan tingkat dampak dan urgensinya. Hasil analisis kemudian divisualisasikan melalui pemetaan zona risiko untuk mengetahui proporsi risiko yang berada pada kategori rendah, sedang, hingga tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program budidaya jamur tiram berlangsung melalui tiga fase utama, yaitu start-up, scale-up, dan kemandirian. Proses identifikasi risiko menemukan empat kategori risiko, yaitu operasional, keuangan, sumber daya manusia, dan pemasaran. Mayoritas titik risiko berada pada zona oranye (52,94%), yang menandakan tingkat risiko sedang dan membutuhkan perhatian khusus. Sementara itu, zona merah mencakup 29,41% risiko tinggi, zona kuning 11,76% risiko moderat, dan hanya 5,88% risiko berada pada zona hijau. Analisis menggunakan ERM COSO Modifikasi menunjukkan bahwa manajemen risiko yang diterapkan masih bersifat dasar namun telah mengarah pada penerapan kerangka yang lebih terstruktur. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyarankan agar LAZNAS Baitulmaal Muamalat Jawa Timur memperkuat sistem manajemen risiko secara terstruktur dan berkelanjutan melalui identifikasi, pemetaan, serta monitoring risiko yang dilakukan secara konsisten. Selain itu, mitigasi risiko perlu dioptimalkan terutama pada aspek operasional, keuangan, SDM, dan pemasaran. Penguatan SOP, peningkatan kompetensi petani jamur, perbaikan laporan keuangan, serta strategi pemasaran yang lebih variatif diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian risiko dan mendukung keberlanjutan program budidaya jamur tiram.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Manajemen risiko; program pemberdayaan masyarakat; enterprise risk management COSO modifikasi |
| Subjects: | Ekonomi Islam Zakat |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Manajemen Zakat dan Wakaf |
| Depositing User: | Mei Diana A |
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 06:17 |
| Last Modified: | 16 Mar 2026 06:17 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/87046 |
