Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap stres pada Generasi Z pengguna TikTok dengan resiliensi sebagai moderator

Izzati, Asharayya Mulia (2026) Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap stres pada Generasi Z pengguna TikTok dengan resiliensi sebagai moderator. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Asharayya Mulia Izzati_11040122139 ok.pdf] Text
Asharayya Mulia Izzati_11040122139 ok.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Asharayya Mulia Izzati_11040122139 full.pdf] Text
Asharayya Mulia Izzati_11040122139 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 January 2029.

Download (1MB)

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya penggunaan sosial media, khususnya penggunaan TikTok pada Generasi Z. FoMO dapat memicu berbagai dampak psikologis, salah satunya stres, sementara resiliensi berperan sebagai faktor protektif dalam menghadapi tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara FoMO, stres, dan resiliensi pada responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 349 responden yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sample. Data dikumpulkan menggunakan skala FoMO, skala stres, dan skala resiliensi yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FoMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres (p<0,05) sebesar 7.1%. Selain itu, resiliensi terbukti berperan signifikan sebagai variabel moderator dalam hubungan antara FoMO dan stres (p<0,05) sebesar 51.5% yang menunjukkan bahwa resiliensi memengaruhi kekuatan hubungan antara FoMO dan stres. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara FoMO dan stres, serta hubungan antara resiliensi dengan stres. Hasil ini mengindikasikan bahwa individu dengan tingkat FoMO yang lebih tinggi cenderung mengalami tingkat stres yang lebih tinggi, sementara resiliensi berperan dalam membantu individu menghadapi tekanan psikologis.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Subjects: Psikologi > Kecemasan
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Psikologi
Depositing User: asha izzati
Date Deposited: 16 Mar 2026 05:24
Last Modified: 16 Mar 2026 05:24
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/86785

Actions (login required)

View Item
View Item