Daud, Bari' Javier (2026) Representasi ayat-ayat Al Quran dalam film Sketsa Komedi Islami SAMAWA: analisis semiotika Roland Barthes. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Bari' Javier Daud_07010322009 ok.pdf
Download (2MB)
Bari' Javier Daud_07010322009 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 January 2029.
Download (2MB)
Abstract
Skripsi ini menganalisis representasi ayat-ayat Al-Qur’an dalam film sketsa komedi Islami SAMAWA yang disiarkan oleh Trans TV sebagai salah satu bentuk praktik dakwah melalui media digital. Film SAMAWA menampilkan nilai-nilai Al-Qur’an yang dikemas dalam bentuk komedi ringan dengan mengangkat tema kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan hubungan sosial, keluarga, dan moral keislaman. Secara kontekstual, penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam media komedi berpotensi membentuk pemaknaan baru di tengah masyarakat, baik dalam memperluas pemahaman keagamaan maupun dalam menghadirkan risiko pergeseran makna dan kesakralan ayat. Oleh karena itu, penting untuk menelaah bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an direpresentasikan dan dimaknai melalui tanda-tanda visual, dialog, dan alur cerita dalam film tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dan observasi digital terhadap lima episode film SAMAWA, yaitu The Power of Emak-Emak, Ini Genk Gua! Mana Genk Lo, Tolong Menolong Itu Demi Kebaikan Bukan Kejahatan, Makanan Enak Kaya Gini, Masih Pake Pesugihan, dan Mendadak Alim Kalau Ada Maunya. Data primer diperoleh dari tayangan film SAMAWA, sedangkan data sekunder bersumber dari buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Teori analisis yang digunakan adalah teori semiotika Roland Barthes yang mencakup makna denotasi, konotasi, dan mitos. Melalui pendekatan ini, penelitian mengkaji bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an direpresentasikan tidak hanya sebagai teks keagamaan, tetapi juga sebagai simbol moral dan sosial dalam narasi komedi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film SAMAWA merepresentasikan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai pedoman etika dalam kehidupan sehari-hari melalui penyampaian yang ringan, komunikatif, dan kontekstual. Pada tingkat denotasi, ayat-ayat Al-Qur’an ditampilkan secara eksplisit melalui kutipan dialog dan nasihat tokoh. Pada tingkat konotasi, ayat-ayat tersebut dimaknai sebagai kritik sosial dan penguatan nilai-nilai keislaman seperti ketaatan, tolong-menolong, tanggung jawab, dan kejujuran. Adapun pada tingkat mitos, representasi ayat-ayat Al-Qur’an dalam film SAMAWA membentuk pandangan bahwa dakwah dapat disampaikan melalui media komedi tanpa harus kehilangan pesan moralnya. Dengan demikian, film SAMAWA menunjukkan bahwa media digital dapat berfungsi sebagai sarana dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an secara kontekstual dan mudah diterima oleh masyarakat.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Representasi; ayat-ayat Al Quran; film SAMAWA; semiotika Roland Barthes; media digital |
| Subjects: | Tafsir Film Humor |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Bari' Javier Daud |
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 05:15 |
| Last Modified: | 16 Mar 2026 05:15 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/86693 |
