Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam pada peserta didik tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya

Qurratyna, Vaya Nyla (2025) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam pada peserta didik tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Vaya Nyla Qurratyna_06020122073 ok.pdf] Text
Vaya Nyla Qurratyna_06020122073 ok.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Vaya Nyla Qurratyna_06020122073 full.pdf] Text
Vaya Nyla Qurratyna_06020122073 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 December 2028.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi anak berkebutuhan khusus, termasuk anak tunagrahita yang memiliki keterbatasan intelektual dan hambatan perilaku adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai PAI yang diinternalisasikan, menganalisis proses internalisasi, serta menjelaskan hasil internalisasi nilai-nilai PAI pada peserta didik tunagrahita jenjang SMPLB dan SMALB di SLB Karya Bhakti Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wali kelas, dan orang tua, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai-nilai PAI yang diinternalisasikan disederhanakan dari kurikulum sesuai kemampuan peserta didik, meliputi nilai akidah yang diajarkan secara konkret seperti melalui pengenalan Allah melalui ciptaan-Nya di alam sekitar (2) Proses internalisasi berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu: tahap transformasi nilai, di mana guru menggunakan media visual dan metode pengulangan untuk menyesuaikan keterbatasan memori jangka pendek peserta didik; tahap transaksi nilai yang menekankan pada interaksi dua arah dan keteladanan guru, serta praktik langsung; tahap transinternalisasi nilai yang dilakukan melalui pembiasaan rutin, seperti pembiasaan salat dhuhur berjamaah yang konsisten dilakukan sebelum pulang sekolah (3) Hasil internalisasi terlihat pada aspek kognitif ditunjukkan melalui pemahaman agama yang sederhana dan kejujuran yang polos; aspek afektif berupa antusiasme dan munculnya rasa bersalah jika meninggalkan ibadah; serta aspek psikomotorik yang ditunjukkan dengan kemandirian peserta didik melaksanakan ibadah salat sebagai bentuk refleks perilaku. Penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan orang tua dan keselarasan pembiasaan di rumah dan sekolah menjadi faktor eksternal yang sangat mempengaruhi keberhasilan internalisasi nilai pada peserta didik tunagrahita.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Internalisasi
Subjects: Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Vaya Nyla Qurratyna
Date Deposited: 20 Jan 2026 08:35
Last Modified: 20 Jan 2026 08:35
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/86509

Actions (login required)

View Item
View Item