Diversitas capung subordo zygoptera sebagai bioindikator kualitas air berdasarkan parameter fisika dan kimia di kawasan air terjun singokromo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk

Zahro', Dea Ma'rifatul (2025) Diversitas capung subordo zygoptera sebagai bioindikator kualitas air berdasarkan parameter fisika dan kimia di kawasan air terjun singokromo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Dea Ma'rifatul Zahro'_09010122006.pdf] Text
Dea Ma'rifatul Zahro'_09010122006.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Dea Ma'rifatul Zahro'_09010122006_Full.pdf] Text
Dea Ma'rifatul Zahro'_09010122006_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2029.

Download (3MB)

Abstract

Air Terjun Singokromo merupakan salah satu air terjun di Kabupaten Nganjuk dan berfungsi sebagai sumber mata air bersih, tempat wisata dan habitat alami bagi makhluk hidup terutama capung (Odonata). Capung merupakan serangga yang sebagian besar hidup di dalam perairan saat fase nimfa, sehingga ekosistem perairan berperan penting dalam kehidupan capung. Tujuan penelitian untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan peran capung Subordo Zygoptera sebagai bioindikator kualitas perairan berdasarkan parameter fisika dan kimia di kawasan Air Terjun Singokromo. Metode pengambilan data capung menggunakan metode VES (Visual Encounter Survey) dan metode jelajah (visual day flying). Pengambilan data air pada parameter fisika (suhu, bau, warna, dan TDS) dan parameter kimia (pH, DO, BOD, dan COD). Penelitian dilakukan pada bulan Agustus, September, dan Oktober 2025 pada tiga stasiun penelitian yaitu stasiun 1 (hulu), stasiun 2 (tengah), dan stasiun 3 (hilir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 spesies dengan total 553 individu dari 6 famili. Hasil nilai indeks keanekaragaman capung tergolong sedang berkisar antara (H’= 1,515 – 1,564) dan rendah (H’= 1,115). Nilai indeks kemerataan capung tergolong tinggi berkisar antara (E= 0,622 – 0,845). Nilai indeks dominansi capung tergolong rendah (D= 0,247 – 0,255) dan sedang (D= 0,396). Hasil penelitian diperoleh 4 spesies intoleran yang berperan sebagai bioindikator kualitas perairan yang bersih, salah satunya yaitu Drepanosticta sundana.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Bioindikator; capung; dominansi; drepanosticta sundana; keanekaragaman; kemerataan; Nganjuk; zygoptera
Subjects: Biologi
Morfologi
Ekologi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Dea Ma'rifatul Zahro'
Date Deposited: 13 Jan 2026 08:10
Last Modified: 13 Jan 2026 08:10
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/86364

Actions (login required)

View Item
View Item