Implementasi deep learning melalui metode socratic questioning untuk membentuk kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PAI di SMPN 2 Waru Sidoarjo

Yafithufail, Frafasta (2025) Implementasi deep learning melalui metode socratic questioning untuk membentuk kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PAI di SMPN 2 Waru Sidoarjo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Frafasta Yafithufail_06010122010.pdf] Text
Frafasta Yafithufail_06010122010.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Frafasta Yafithufail_06010122010_Full.pdf] Text
Frafasta Yafithufail_06010122010_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi deep learning melalui metode Socratic Questioning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta perannya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMPN 2 Waru Sidoarjo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan pembelajaran PAI yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan reflektif siswa sesuai tuntutan kurikulum dan karakteristik peserta didik di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru PAI, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi deep learning melalui metode Socratic Questioning dalam pembelajaran PAI di SMPN 2 Waru Sidoarjo telah dilaksanakan secara terencana dan kontekstual. Guru berperan sebagai fasilitator yang memandu siswa melalui pertanyaan-pertanyaan reflektif dan kontekstual sehingga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penerapan metode ini berperan dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa, yang ditunjukkan melalui kemampuan mengemukakan alasan, mengaitkan materi dengan pengalaman nyata, serta memberikan respon argumentatif terhadap persoalan moral dan keagamaan. Faktor pendukung penerapan metode ini meliputi kesiapan guru, dukungan sekolah, dan suasana kelas yang kondusif, sedangkan faktor penghambatnya antara lain perbedaan karakter siswa, kondisi psikologis siswa, dan keterbatasan waktu pembelajaran.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Deep learning; socratic questioning; berpikir kritis; Pendidikan Agama Islam
Subjects: Kecerdasan
Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Metode dan Sistem
Agama dan Ilmu Pengetahuan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Frafasta Yafithufail
Date Deposited: 12 Jan 2026 08:47
Last Modified: 12 Jan 2026 08:47
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/86206

Actions (login required)

View Item
View Item