Juliansyah, Muhammad Afdal (2025) Modal sosial dalam kontestasi politik lokal: Studi pemenangan H. Makhrudi dalam pemenangan pilkades Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhammad Afdal Juliansyah_10010122014.pdf
Download (3MB)
Muhammad Afdal Juliansyah_10010122014_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 January 2029.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran modal sosial dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa perilaku politik masyarakat pedesaan tidak hanya dibentuk oleh strategi kampanye formal, tetapi juga oleh relasi sosial yang telah terbangun dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan politik dalam Pilkades Kedungrawan dipengaruhi secara kuat oleh jaringan sosial, reputasi moral, serta nilainilai sosial-keagamaan yang berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk modal sosial yang ada di Desa Kedungrawan serta menjelaskan kontribusinya terhadap kemenangan kepala desa terpilih, H. Makhrudi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala desa terpilih, tim pemenangan, tokoh agama, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep modal sosial Pierre Bourdieu, khususnya modal jaringan dan modal simbolik, serta pemikiran Robert Putnam mengenai kepercayaan dan norma sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial memainkan peran dominan dalam kemenangan H. Makhrudi. Modal jaringan memungkinkan mobilisasi dukungan melalui hubungan dengan tokoh agama, kelompok pemuda, perangkat desa, dan jaringan lintas wilayah, sementara modal simbolik berupa reputasi moral, religiusitas, dan kehormatan keluarga memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik. Norma sosial-keagamaan yang menekankan harmoni dan kedekatan komunal turut mendorong dukungan masyarakat, sedangkan melemahnya modal sosial pihak petahana berkontribusi pada menurunnya dukungan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal sosial merupakan fondasi utama legitimasi politik dan keberhasilan elektoral dalam politik tingkat desa.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Modal sosial; Pilkades; jaringan sosial; trust; norma sosial; politik lokal |
| Subjects: | Politik Demokrasi Pemilihan Umum |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | Muhammad Afdal Juliansyah |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 02:31 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 02:31 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/85777 |
