Demokrasi kesejahteraan: kajian filsafat politik atas pemikiran A. Muhaimin Iskandar

Badar, Miftahul (2025) Demokrasi kesejahteraan: kajian filsafat politik atas pemikiran A. Muhaimin Iskandar. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Miftahul Badar_02040221001 OK.pdf] Text
Miftahul Badar_02040221001 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Miftahul Badar_02040221001 Full.pdf] Text
Miftahul Badar_02040221001 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 January 2029.

Download (1MB)

Abstract

Demokrasi kerap digugat bukan berdasarkan prinsip atau nilai intrinsiknya, tapi berdasarkan hasil yang mungkin dapat dicapai melaluinya. Salah satu gugatan-aktualnya ialah keefektifannya sebagai sarana menghadirkan kesejahteraan di sebuah negara. Karena itu, kajian ini bermaksud mengkaji demokrasi kesejahteraan dengan pendekatan filsafat politik dalam pemikiran A. Muhaimin Iskandar (AMI), melalui dua rumusan masalah: (1) pemikiran AMI tentang demokrasi; dan (2) nalar pemikiran-demokrasi AMI. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif bertipe kepustakaan (library research). Objek materialnya ialah pemikiran AMI; objek formalnya ialah demokrasi kesejahteraan dalam pendekatan filsafat politik. Untuk pendasaran kerangka konseptualnya, kajian ini memanfaatkan pemikiran dan teori tentang nalar. Hasil kajan ini menunjukkan pertama, gagasan demokrasi AMI menegaskan bahwa demokrasi hakiki adalah demokrasi kesejahteraan: demokrasi yang menyatu dengan perwujudan kesejahteraan rakyat. AMI menyebutnya ‘demokrasi substansial’, dengan sebuah asumsi bahwa demokrasi dapat disebut ‘demokrasi substansial’ jika kesejahteraan rakyat terwujud nyata. Demokrasi substansial adalah pengejawantahan khitah demokrasi: penerapan demokrasi sebenar-benarnya. Penerapan demokrasi sesuai khitahnya adalah kunci mewujudkan kesejahteraan. Jika demokrasi diterapkan sesuai dengan khitahnya, kesejahteraan rakyat akan tercipta. Kedua, nalar demokrasi kesejahteraan AMI bertumpu pada asumsi dasar bahwa demokrasi dan kesejahteraan berkaitan-erat. Demokrasi adalah sarana terbaik untuk mewujudkan kesejahteraan. Sejatinya, penerapan demokrasi untuk kesejahteraan adalah manifestasi tugas etis negara menyejahterakan rakyatnya. Nalar tersebut juga berkandung tiga nilai utama: nilai-nilai demokratis, yaitu prinsip-prinsip dan nilai-nilai demokrasi itu sendiri; visi kesejahteraan, yang menjadi haluan sekaligus parameter tunggal kebijakan-negara; dan kekuasaan negara bukan tujuan tapi alat untuk menghadirkan kesejahteraan. Secara normatif, ketiga nilai itu adalah patokan baik-buruk, benar-salah, penting-tidak penting, maupun guna sesuatu dalam demokrasi kesejahteraan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: filsafat politik; demokrasi kesejahteraan; nalar; A. Muhaimin Iskandar
Subjects: Demokrasi Islam
Filsafat
Kesejahteraan Sosial
Politik > Politik Islam
Demokrasi
Divisions: Program Magister > Magister Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Miftahul Badar
Date Deposited: 07 Jan 2026 02:42
Last Modified: 07 Jan 2026 02:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/85668

Actions (login required)

View Item
View Item