Sejarah awal Islam di Kesultanan Brunei (1363-1598M)

Safitri, Wulan Nur (2025) Sejarah awal Islam di Kesultanan Brunei (1363-1598M). ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Wulan Nur Safitri_03010221024 OK.pdf] Text
Wulan Nur Safitri_03010221024 OK.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Wulan Nur Safitri_03010221024 Full.pdf] Text
Wulan Nur Safitri_03010221024 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 December 2028.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Sejarah Awal Islam di Kesultanan Brunei (1363-1598 M) membahas tiga rumusan masalah, yaitu: 1. Bagaimana masuknya Islam di Kesultanan Brunei? 2. Bagaimana proses perkembangan Islam di Kesultanan Brunei? 3. Bagaimana pengaruh atau dampak perkembangan Islam di Kesultanan Brunei?. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini penulis menunggunakan pendekatan politik, Pendekatan ini digunakan untuk mengetahui kebijakan yang diambil oleh raja dapat mempengaruhi langsung kondisi sosial, ekonomi, agama, dan politik dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori the origin, change, and development. Teori tersebut ditemukan dalam teori perkembangan kognitif dari Jean Piaget. Didalam teori ini memberikan suatu bahasan bahwa munculnya dan didapatkannya skema tentang bagaimana seseorang memahami lingkungannya dalam fase perkembangan dari asal mula (origin), perubahan (change), dan berkembang secara kompleks (development). Teori kedua adalah teori jaringan, yang dikemukakan oleh Manuel Casttel teori jaringan ini digunakan untuk memahami individu, kelompok, institusi yang berinteraksi satu sama lain. Ini mencakup hubungan antara pemimpin politik, kelompok sosial, dan komunitas yang berbeda. Teori ketiga adalah Teori yang ketiga adalah teori kontruktivisme, yang dikemukakan oleh Manuel Castells memberikan kerangka analisis untuk memahami transformasi dalam bidang sosial, budaya, ekonomi secara mendalam. Hasil penelitian ini dapat disimpulakan bahwa: 1) Islam masuk di Brunei ditemukan mulai masuk di masa abad ke-10 M. Penyebaran dilakukan olehh para pedagang yang berasal dari Arab, Gujarat, Cina, dan wilayah Cina Selatan. Islam menjadi agama resmi di Brunei ditandai dengan raja Awang Alak Betatar memeluk Islam pada tahun 1363 M. 2) Perkembangan awal Islam terbagi menjadi dua periode, xi periode pertama yaitu periode pra kolonial yang ditandai dengan kepemimpinan Sultan Muhammad Shah, Sultan Abdul Majid, Sultan Ahmad, Sultan Sharif Ali, dan Sultan Bolkiah pada periode ini Brunei mulai tumbuh menjadi kerajaan Islam. Periode kedua yaitu periode kolonial. Dalam periode ini terjadi interaksi dengan kekuatan kolonial yaitu Portugis dan Spanyol. Periode ini ditandai dengan kepemimpinan Sultan Abdul Kahar, Sultan Saiful Rijal, dan Sultan Muhammad Hasan. 3) Dampak proses Islamisasi di Brunei memberi pengaruh terhadap tatanan sosial, budaya, sistem politik, pada masyarakat di Brunei. Dalam aspek sosial, Islam memberikan sebuah bentuk struktur masyarakat baru yang lebih egaliter serta memperkuat peranan ulama institusi keagamaan dan pendidikan serta adanya tradisi yang terus berkembang di masyarakat. Bidang budaya, nilai-nilai Islam turut membentuk seni, bahasa, dan adat istiadat kerajaan, sehingga terjadi akulturasi antara budaya Melayu dan ajaran Islam. Di bidang politik, Islam menjadi landasan utama dalam sistem pemerintahan, hukum, dan legitimasi kekuasaan sultan, hubungan diplomatik antar negara serta memperkuat posisi Brunei sebagai kesultanan yang menjadi pengaruh besar di Asia Tenggara.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Sejarah Islam; Kesultanan Brunei Darussalam
Subjects: Adab
Negara Islam
Politik
Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Wulan Nur Safitri
Date Deposited: 18 Dec 2025 09:11
Last Modified: 18 Dec 2025 09:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/85454

Actions (login required)

View Item
View Item