Nashir, Muhammad Alvin (2025) Tinjauan hukum pidana dan hukum pidana islam terhadap implementasi restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana penipuan jual beli arisan get di wilayah hukum Kepolisian Resor Jombang. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhammad Alvin Nashir_05020321051.pdf
Download (5MB)
Muhammad Alvin Nashir_05020321051_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 November 2028.
Download (5MB)
Abstract
Penelitian dalam skripsi ini membahas penerapan restorative justice dalam penyelesaian perkara penipuan jual beli arisan get, ditinjau dari perspektif hukum pidana positif dan hukum pidana Islam (jinayah). Adapun rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini antara lain, (1) Bagaimana tinjauan hukum pidana positif terhadap implementasi restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana penipuan jual beli arisan get di wilayah hukum Kepolisian Resor Jombang? (2) Bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terhadap implementasi restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana penipuan jual beli arisan get di wilayah hukum Kepolisian Resor Jombang? Penelitian menggunakan jenis penelitian yuridis-empiris dengan pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Sumber data yang digunakan antara lain sumber data primer berupa data terkait penipuan jual beli arisan get bernomor polisi: LP/B/158/VI/2023/SPKT/Polres Jombang/Polda Jawa Timur dan wawancara penyidik bernama Bripka Arga Lutfiadi. Selanjutnya sumber data sekunder berupa teori keadilan restoratif ditinjau dari perspektif Hukum Pidana Nasional, Hukum Pidana Islam, serta dihubungkan dengan Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021. Adapun teknik pengumpulan bahan hukum melalui wawancara dan studi kepustakaan. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan yang di antaranya, Pertama; tindak pidana penipuan jual beli arisan get telah memenuhi esensi keadilan restoratif dalam konteks hukum pidana. Berdasarkan Perpol No. 8 Tahun 2021, perkara a quo sudah terpenuhi Pasal 4 meliputi syarat formil dan materiil secara kumulatif. Pada tataran konsep hukum acara pidana, proses penyelidikan, penyidikan hingga penghentian perkara telah selaras dengan standar operasional prosedur dalam pasal KUHAP yang dibuktikan dengan beberapa dokumen di penelitian ini. Kedua; istiadah (keadilan restoratif) mencakup beberapa unsur seperti islah (perdamaian), al-afwu’ (pemaafan) dan juga pembayaran ganti rugi (diyat). Secara kumulatif, unsur-unsur yang disebutkan tersebut telah tercantum dalam eksplisit dalam perkara penipuan jual beli arisan get oleh pelaku berinisial CCN. Penelitian ini diharapkan memberikan sumbangsih pemikiran yang berguna untuk pemerintah, masyarakat dan penyidik dalam melaksanakan prosedur penanganan melalui restorative justice. Bagi pemerintah, seharusnya mengakomodir kebijakan restorative justice secara detail dan khusus baik dalam UU maupun kebijakan lainnya. Bagi penyidik, prinsip keadilan restoratif sebagai opsi alternatif yang berfokus pada konsensus para pihak sehingga penyidik harus bersikap pasif. Bagi masyarakat, warga masyarakat perlu memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai penyelesaian perkara pidana melalui pendekatan keadilan restoratif, sebagai alternatif yang sah dalam sistem peradilan pidana.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | restorative justice; penipuan jual beli arisan get |
| Subjects: | Bantuan Hukum Hukum > Hukum Pidana Islam Hukum > Hukum Peradilan |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Muhammad Alvin Nashir |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 07:36 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 07:36 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/85226 |
