Pergeseran tradisi dalihan natolu dalam kepemimpinan Perempuan Batak Toba di ruang publik

Saragih, Loly Anggita (2025) Pergeseran tradisi dalihan natolu dalam kepemimpinan Perempuan Batak Toba di ruang publik. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Loly Anggita Saragih_02040423005 OK.pdf] Text
Loly Anggita Saragih_02040423005 OK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Loly Anggita Saragih_02040423005 Full.pdf] Text
Loly Anggita Saragih_02040423005 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 November 2028.

Download (2MB)

Abstract

Dalihan Natolu merupakan bagian dari sistem kekerabatan masyarakat Batak. Dalihan Natolu ini merupakan falsafah serta Pedoman hidup masyarakat Batak Toba dengan sejumlah aturan adat yang ada. Namun Yang Menjadi Permasalahan adalah Bagaimana Pergeseran Tradisi Dalihan Natolu Dalam Kepemimpinan Perempuan Batak Toba Di Ruang Publik dan Bagaimana Pergeseran Tradisi Dalihan Natolu Dalam Upaya Pencapaian Kesetaraan Gender. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan Jenis Metode Penelitian Hukum Empiris, Penelitian Hukum Empiris (Pandangan Positifistik yang melahirkan ilmu Empiris). dengan Pendekatannya Socio-Legal Studies karena Aliran ini melihat Hubungan Timbal Balik antara Hukum dan Masyarakat, satu sisi pengaruh hukum terhadap masyarakat dan disisi lain pengaruh masyarakat terhadap hukum. Hasil dari Penelitian ini adalah Tradisi Adat Dalihan Natolu semakin Terlupakan dan Mengalami Pergeseran dikarenakan Masyarakat suku Batak Toba saat ini sudah memiliki pandangan atau cara berfikir yang modern, serta memiliki pendidikan yang setara tanpa membedakan antara laki-laki maupun perempuan sehingga perlahan masyarakat Batak, Khususnya perempuan Batak Toba semakin memiliki pola pemikiran yang Maju dan Bebas dalam menentukan kehidupannya yang akan mendatang. Tidak hanya dalam Ruang Domestik, kini perempuan juga merangkap di Raung Publik. Hal ini menjadi salah satu bukti nyata masuknya budaya asing dan pemikiran-pemikiran Modren yang menjadi faktor Pergeseran Tradisi Adat Dalihan Natolu yang sekarang bisa dirasakan Perempuan-Perempuan Batak, selain pendidikan,perempuan sekarang juga sudah lebih mengenal Dunia Luas, seperti halnya mengikuti komunitas wirausaha, jasa layanan yang menggunakan gadget, laptop, sosial media seperti Face book, Instagram, Tweteer telah memberikan dampak positif bagi perempuan batak yakni memberikan Pengetahuan, Meningkatkan Value, Pemahaman, dan Keterampilan perempuan di dalam komunitas luas untuk saling berinteraksi dan saling membangun kerjasama. dalam berdagang, dan menjajahkan jasa kuliner melalui sosial media juga menjadi satu kemajuan perempuan yang terjadi saat ini, sembari membantu perekonomian keluarga dan kebutuhan rumah tangga yang kian hari semakin banyak.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Dalihan Natolu; Kepemimpinan Perempuan; Ruang Publik
Subjects: Hukum > Hukum Tata Negara
Adat
Divisions: Program Magister > Hukum Tata Negara Islam
Depositing User: Loly Anggita Saragih
Date Deposited: 25 Nov 2025 03:16
Last Modified: 25 Nov 2025 03:16
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/85168

Actions (login required)

View Item
View Item