Kredibilitas ilmu keislaman di media sosial : pandangan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Di Surabaya

Rohmah, Nisfatur (2025) Kredibilitas ilmu keislaman di media sosial : pandangan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Di Surabaya. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Nisfatur Rohmah - 02040123025 OK.pdf] Text
Nisfatur Rohmah - 02040123025 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Nisfatur Rohmah - 02040123025 Full.pdf] Text
Nisfatur Rohmah - 02040123025 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 November 2028.

Download (1MB)

Abstract

Kemajuan teknologi digital, seperti media sosial telah mempercepat laju pertumbuhan pengetahuan seputar ajaran Islam di berbagai belahan dunia. Namun, di balik kemudahan ini, muncul tantangan baru berupa kemunculan individu-individu yang mengambil peran sebagai penafsir ajaran agama, meskipun belum tentu memiliki kapasitas keilmuan atau legitimasi yang memadai di bidang tersebut. Dunia maya memberikan kemudahan luar biasa dalam mengakses dan mendistribusikan informasi keislaman, termasuk hukum fiqih dan pemahaman keagamaan lainnya. Akibatnya, siapa pun kini bisa membagikan konten keagamaan secara luas, tanpa proses verifikasi atau pertimbangan atas kelayakan dan otoritas ilmiah yang seharusnya dimiliki oleh penyampai pesan. Penelitian ini mengkaji tentang pandangan kredibilitas kajian ilmu keislaman di media sosial perspektif Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di Surabaya menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Sebanyak 20 informan yang terdiri dari 10 anggota NU dan 10 anggota Muhammadiyah dilibatkan untuk menggali pengalaman dan pemaknaan mereka terhadap kredibilitas sumber keislaman di media sosial. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori kredibilitas sumber miliki Hovland (1953). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa poin penting pada 2 rumusan masalah penelitian. Pertama terkait pandangan tokoh ataupun akademisi terkait kredibilitas ilmu keislaman di media sosial, yaitu wacana Islam yang beragam dan Digitalisasi dakwah. Sedangkan rumusan masalah yang kedua adalah kriteria yang dijadikan acuan oleh tokoh ataupun akademisi NU atau Muhammadiyah dalam menilai kredibilitas ilmu keislaman. Ada 3 hal, yaitu konsistensi diri, Latar belakang pendidikan, dan Objektif atau tidak memihak dengan suatu kepentingan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kredibilitas; Ilmu Keislaman; Media Sosial
Subjects: Islam dan Ilmu Pengetahuan
Media Sosial
Teknologi
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Nisfatur Rohmah
Date Deposited: 11 Nov 2025 04:23
Last Modified: 11 Nov 2025 04:23
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/85055

Actions (login required)

View Item
View Item