Analisis akad mukhabarah terhadap kerjasama penggarapan lahan melon di Desa Wunut Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto

Sholikhah, Mar'atus (2025) Analisis akad mukhabarah terhadap kerjasama penggarapan lahan melon di Desa Wunut Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mar'atus Sholikhah_05040221118.pdf] Text
Mar'atus Sholikhah_05040221118.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Mar'atus Sholikhah_05040221118_Full.pdf] Text
Mar'atus Sholikhah_05040221118_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 October 2028.

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian tentang “Analisis Akad Mukhabarah terhadap Kerjasama Penggarapan Lahan Melon Di Desa Wunut Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.” Fokus penelitian ini adalah Praktik kerjasama penggarapan lahan melon di Desa Wunut Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto dan Analisis akad mukhabarah terhadap kerjasama penggarapan lahan melon tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada pemilik lahan dan petani penggarap. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pola pikir induktif. Hasil penelitian menunjukkan ada dua kasus yang berbeda pada praktik kerjasama penggarapan lahan melon di Desa Wunut. Kasus pertama, antara pemilik lahan dan petani penggarap melakukan kerjasama penggarapan lahan melon dengan sistem bagi hasil 50:50 secara lisan. Namun menjelang masa panen, pihak penggarap meminta akad bagi hasil diganti menjadi akad sewa senilai Rp 3.000.000. Pemilik lahan terpaksa menyetujui meskipun mendapatkan hasil yang lebih sediki selisih Rp 2.025.000 dari hasil yang seharusnya Rp 5.025.000. Maka dalam kasus pertama ini praktik kerjasama penggarapan lahan melon tidak sesuai dengan hukum islam, karena perubahan dilakukan atas keinginan penggarap untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar. Namun karena pemilik lahan merelakan, akad tersebut tetap dianggap sah. Sedangkan kasus kedua, secara hukum islam dianggap sah, karena proses pelaksanaan kerjasama berjalan sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan sejak awal hingga akhir. Saran dalam penelitian ini yaitu pentingnya dalam melakukan perjanjian kerjasama dilakukan secara tertulis, dan menegaskan pentingnya kesepakatan yang adil dalam akad kerjasama agar tidak merugikan salah satu pihak.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Akad mukhabarah; penggarapan lahan melon; hukum Islam
Subjects: Hukum Islam
Hukum > Hukum Perdata Islam
Hukum Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Maratus Sholikhah
Date Deposited: 27 Oct 2025 02:01
Last Modified: 27 Oct 2025 02:01
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/84934

Actions (login required)

View Item
View Item