Fenomena reverse harem dalam otome game: konsep poliandri dalam penafsiran QS. An-Nisa’ Ayat 24 perspektif teori Kultivasi

Hamidah, Nurul (2025) Fenomena reverse harem dalam otome game: konsep poliandri dalam penafsiran QS. An-Nisa’ Ayat 24 perspektif teori Kultivasi. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Nurul Hamidah_02040524032 OK.pdf] Text
Nurul Hamidah_02040524032 OK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Nurul Hamidah_02040524032 Full.pdf] Text
Nurul Hamidah_02040524032 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 October 2028.

Download (2MB)

Abstract

Fenomena reverse harem dalam otome game menghadirkan narasi di mana seorang tokoh perempuan dikelilingi banyak laki-laki yang berlomba mendapatkan cintanya. Representasi ini menyerupai fantasi poliandri yang berpotensi memengaruhi persepsi pemain melalui mekanisme kultivasi media. Namun, Islam secara tegas menolak poliandri sebagaimana dinyatakan dalam QS. An-Nisā’ ayat 24 yang melarang perempuan bersuami memiliki ikatan dengan laki-laki lain. Penelitian ini berangkat dari rumusan masalah: (1) bagaimana konsep poliandri dipahami dalam penafsiran QS. An-Nisā’ ayat 24, dan (2) bagaimana peran ayat tersebut terhadap fenomena reverse harem perspektif teori kultivasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis (CDA) model Norman Fairclough, mencakup level teks, praktik wacana, dan praktik sosial-budaya. Teori kultivasi George Gerbner dipadukan dengan penafsiran klasik dan kontemporer QS. An-Nisā’ ayat 24 untuk menelaah interaksi antara narasi digital dan norma agama. Hasil penelitian menunjukkan QS. An-Nisā’ ayat 24 menegaskan larangan polianri demi menjaga nasab, eksklusivitas ikatan, dan stabilitas keluarga, sementara otome game menormalkan fantasi poliandri melalui representasi reverse harem. Meski paparan berulang pada game dapat menumbuhkan persepsi permisif, ayat tersebut berfungsi sebagai filter ideologis yang menjaga agar fantasi tidak terinternalisasi dalam keyakinan nyata. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan pentingnya literasi ganda sepert literasi agama dan literasi media serta membuka ruang dialog antara studi tafsir Al-Qur’an dan teori komunikasi modern. Integrasi ini memperkaya pemahaman mengenai bagaimana teks normatif Islam dapat berinteraksi dengan budaya populer digital dalam membentuk persepsi sosial.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Reverse Harem; Otome Game; Poliandri; Teori Kultivasi
Subjects: Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Nurul Hamidah
Date Deposited: 09 Oct 2025 04:23
Last Modified: 09 Oct 2025 04:23
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/84801

Actions (login required)

View Item
View Item