Silmi, Sabrina (2010) PENDEKATAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM PENANGANAN KASUS PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA SAMPANG-MADURA: STUDI KASUS PARA HAKIM PENGADILAN AGAMA BERETNIS NON MADURA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (15kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (10kB) | Preview
Bab1.pdf
Download (23kB) | Preview
Bab2.pdf
Download (152kB) | Preview
Bab3.pdf
Download (25kB) | Preview
Bab4.pdf
Download (263kB) | Preview
Bab5.pdf
Download (9kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (9kB) | Preview
Abstract
Latar belakang pemilihan judul pada penelitian ini adalah karena adanya perbedaan budaya yang terdapat di pengadilan agama Sampang yang menjadikan adanya problematika bahasa yang mereka gunakan serta perbedaan karakter antara para hakim di sana dan pemohon maupun termohon yang sedang menyelesaikan masalah.
Ada dua persoalan yang dikajikan dalam skripsi ini, yaitu : (1) bagaimana proses komunikasi antarbudaya yang terjadi di pengadilan agama sampang (2) Bagaimana pendekatan komunikasi antarbudaya yang digunakan para hakim dalam penanganan kasus perceraian di penggadilan agama Sampang.
Untuk mengetahui beberapa hal tersebut, peneliti mengunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan dataobservasi dan wawancara serta analisis data yang dihubungkan dengan teori hubungan dealektika.
Dari penelitian ini didapatkan bahwa, (1) di pengadilan agama Sampang terjadi proses komunikasi antarbudaya sebab di dalam instansi tersebut terdapat kebudayaan yang berbeda antara masyarakat Madura yang sedang menyelesaikan perkara perceraian mereka dengan para hakim yang berasal dari Jawa, sehingga terjadi perbedaan bahasa diantara mereka yang kadang menimbulkan ketidak fahaman antara kedua belah pihak selain itu terdapat pula perbedaan karakter diantara mereka sehingga memberi warna terhadap proses komunikasi yang berlangsung. (2) pendekatan dialektikalmenjadi cara mempermudah terjalinya komunikasi antarbudaya yang terjadi disana meskipun tidak terjadi diskriminasi maupun jarak sosial tetapi terlihat dengan adanya hambatan bahasa, model komunikasi antarbudaya juga terjadi sehingga muncul setrategi yang akomodatif untuk keefektifan proses komunikasi yang dilanjutkan dengan model komunikasi interaksional.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Permasalahan, Pendekatan komunikasi antarbudaya |
| Subjects: | Kebudayaan Komunikasi Islam > Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id |
| Date Deposited: | 16 Aug 2010 |
| Last Modified: | 17 Feb 2015 05:00 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8451 |
