Bridging the gap dalam mengupayakan hak pendidikan anak PMI di Muar, Johor, Malaysia; studi informality power

Adzronnida, Tsabitah Nuril (2025) Bridging the gap dalam mengupayakan hak pendidikan anak PMI di Muar, Johor, Malaysia; studi informality power. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Tsabitah Nuril Adzronnida_10040121105 full.pdf] Text
Tsabitah Nuril Adzronnida_10040121105 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 September 2028.

Download (2MB)
[thumbnail of Tsabitah Nuril Adzronnida_10040121105.pdf] Text
Tsabitah Nuril Adzronnida_10040121105.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang informal institution, terkhusus membahas upaya informality actor dalam memperjuangkan hak pendidikan anak-anak PMI di Muar dan bentuk peran kekuatan institusi informal dalam mengupayakan hak pendidikan anak-anak PMI di Muar. Identifikasi informality power dalam penelitian ini menggunakan tipologi relasi dari konsep institusi informal oleh Helmke dan Levitsky dan konsep State in Society oleh Joel S Migdal. Institusi formal yang dimaksud dalam penelitian ini ialah KBRI, sedangkan institusi informal yang dimaksud ialah SB ICC Muar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data temuan dalam penelitian ini didapat dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa upaya aktor informal untuk mengupayakan pendidikan berupa; membantu kelengkapan dokumen pribadi, pendirian sekolah non-formal terjangkau, penyediaan guru, pengajaran seni dan kewarganegaraan, serta pengupayaan legalitas ijazah setara SD. Sedangkan bentuk informality power dari institusi informal dalam mengupayakan pendidikan anak PMI berupa Complementary (melengkapi), Accommodating (mengakomodasi), dan Substitutive (menggantikan) tidak sempurna. Adanya upaya informality power ini juga menunjukkan tidak selarasnya konsep citra dan praktik negara, serta membuktikan institusi formal tidak dapat mendominasi sebuah negara tanpa kontrol sosial yang dapat mempengaruhi kebijakan. Selain itu, relasi antara formal dan informal juga menunjukkan kemungkinan besar keduanya dapat berkoalisi untuk kepentingan bersama.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Institusi informal; institusi formal; hak pendidikan; informality power; state in society; anak-anak PMI
Subjects: Pendidikan
Politik
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Tsabitah Nuril Adzronnida
Date Deposited: 22 Sep 2025 05:32
Last Modified: 22 Sep 2025 05:32
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/84203

Actions (login required)

View Item
View Item