Honour killing menurut al-Qur’an: studi hermeneutika double movement Fazlur Rahman

Al Farisi, Achmad (2025) Honour killing menurut al-Qur’an: studi hermeneutika double movement Fazlur Rahman. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Achmad al Farisi_07020321026 full.pdf] Text
Achmad al Farisi_07020321026 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 August 2028.

Download (1MB)
[thumbnail of Achmad al Farisi_07020321026.pdf] Text
Achmad al Farisi_07020321026.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep honour killing (pembunuhan demi kehormatan) dalam Al-Qur’an , yakni Surah Al- Zuhruf [43]:17 dan surah Al- Nahl [16]: 57-59, dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman. Honour killing merupakan problematika sosial yang masih terjadi di berbagai belahan dunia, terutama di masyarakat dengan budaya patriarki yang kuat. Praktik ini sering kali dibenarkan dengan dalih budaya atau tradisi, meskipun bertentangan dengan prinsip-prinsip agama dan hak asasi manusia. Dengan menggunakan teori Double Movement maka menghasilkan rumusan masalah yakni, Bagaimana historisasi ayat-ayat pembunuhan Honour killing dalam al-Qur’an? Dan Bagaimana kontekstualisasi al-Qur’an tentang fenomena Honour killing di era kekinian?.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif library research dengan pendekatan hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman, yang terdiri dari dua gerakan: (1) memahami teks Al-Qur’an dalam konteks historisnya, dan (2) menerapkan prinsip universal teks ke dalam konteks kekinian. Penelitian ini mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan konsep kehormatan, keadilan, dan hak asasi manusia, serta menganalisis bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diaplikasikan untuk menanggapi problematika di era modern.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat honour killing dalam AlQur’an mengandung dua ideal moral, yakni prinsip keadilan sosial dan prinsip tauhid. Jika dikontekstualisasikan pada zaman kekinian yakni mengandung nilai spiritual, nilai kesetaraan gender dan nilai keadilan hukum. Penelitian ini menghasilkan kesimpulannya, honour killing tidak memiliki dasar dalam ajaran AlQur’an dan harus ditolak karena bertentangan dengan nilai-nilai moral Islam yang universal

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Honour; al-Qur’an; hermeneutika
Subjects: Al Qur'an
Wanita dalam Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Achmad Al farisi
Date Deposited: 25 Aug 2025 08:03
Last Modified: 25 Aug 2025 08:03
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/83574

Actions (login required)

View Item
View Item