Implementasi Mini Batch K-Means dalam mengelompokkan data dokumen putusan perceraian Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu

Ghozali, Raudah Yasmin (2025) Implementasi Mini Batch K-Means dalam mengelompokkan data dokumen putusan perceraian Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Raudah Yasmin Ghozali_09020221040 full.pdf] Text
Raudah Yasmin Ghozali_09020221040 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2028.

Download (5MB)
[thumbnail of Raudah Yasmin Ghozali_09020221040.pdf] Text
Raudah Yasmin Ghozali_09020221040.pdf

Download (5MB)

Abstract

Perceraian terjadi karena pasangan suami-istri sudah tidak mampu mencapai tujuan utama dari pernikahan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistika Jawa Barat, Kabupaten Indramayu menjadi kabupaten dengan jumlah perceraian terbanyak di Jawa Barat selama 2021-2023. Penelitian ini dilakukan untuk mengelompokkan dalil-dalil Penggugat yang tercantum dalam dokumen putusan perceraian Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu sehingga mendapatkan informasi terkait faktor-faktor penyebab perceraian. Dalil-dalil Penggugat yang berbentuk tekstual akan dilakukan pre-processing text dan pembobotan kata menggunakan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF). Hasil pembobotan kata akan diklasterisasi menggunakan Mini Batch K-Means. Mini Batch K-Means digunakan untuk mempercepat waktu komputasi dengan menggunakan subset data (mini batch) tiap iterasi. Selain itu, metode inisialisasi centroid awal adalah pemilihan secara random dan menggunakan K-Means++. Parameter yang digunakan adalah jumlah klaster (k) dan ukuran batch (b). Evaluasi dari Mini Batch K-Means diukur menggunakan Silhouette coefficient, jumlah iterasi, dan kecepatan waktu komputasi. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa Mini Batch K-Means dengan inisialisasi random menjadi model terbaik dari segi kualitas klaster dan kecepatan komputasi dibanding dengan model dari algoritma dasar yaitu K-Means. Pada uji coba k=2 dan b=100, model tersebut menghasilkan nilai evaluasi Silhouette coefficient sebesar 0,5293 dengan jumlah iterasi sebanyak 4 iterasi dan running time sebesar 0,0653 detik. Berdasarkan hasil visualisasi tiap klaster, terdapat 2 kelompok topik, yakni pertengkaran dan perselisihan menjadi faktor dominan terjadinya perceraian pada klaster 1 dan pekerjaan, anak, dan keuangan menjadi faktor dominan perceraian pada klaster 2.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Klasterisasi; Mini Batch K-Means; Putusan Perceraian
Subjects: Cerai Gugat
Matematika
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Matematika
Depositing User: Raudah Yasmin Ghozali
Date Deposited: 24 Jul 2025 11:45
Last Modified: 24 Jul 2025 11:45
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/83103

Actions (login required)

View Item
View Item