Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) industri tahu X di Dusun Prambutan Kabupaten Blitar

Afidah, Zuniarticha Nurmala (2025) Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) industri tahu X di Dusun Prambutan Kabupaten Blitar. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Zuniarticha Nurmala Afidah_09020521044.pdf] Text
Zuniarticha Nurmala Afidah_09020521044.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Zuniarticha Nurmala Afidah_09020521044_Full.pdf] Text
Zuniarticha Nurmala Afidah_09020521044_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 July 2028.

Download (4MB)

Abstract

Industri tahu menghasilkan limbah cair yang dengan kandungan bahan organik yang tinggi. Letaknya yang berdampingan dengan pemukiman warga membuat limbah cair hasil produksi tahu perlu dilakukan pengolahan sebelum dibuang ke sungai agar tidak mencemari sungai tersebut. Penelitian ini disusun untuk merencanakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Tahu skala kecil-menengah. Unit perencanaan IPAL meliputi ekualisasi, grease trap, netralisasi, pengendap awal, biofilter anaerob, biofilter aerob, pengendap akhir, dan bak kontrol. Karakteristik air limbah industri tahu sebelum dilakukan pengolahan dengan grease trap minyak dan lemak dari 14 mg/L menjadi 0,7 mg/L. Kemudian proses netralisasi dapat menetralkan pH dari 5,14 menjadi 8. Selanjutnya unit pengendap awal dan akhir yang dapat menyisihkan TSS yang semula 420 mg/L menjadi 6,17 mg/L. Biofilter anaerob-aerob dapat menyisihkan BOD dan COD yang semula sebesar 2.754 mg/L dan 3.475 mg/L menjadi 137,7 mg/L dan 243,39 mg/L sehingga telah memenuhi baku mutu menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 68 Tahun 2016. Total kebutuhan lahan yang sesuai untuk IPAL Industri tahu yaitu sebesar 26,44 m2 dengan rincian luas per unit yaitu ekualisasi 3,2 m2 ; grease trap 0,11 m2 ; netralisasi 1,26 m2 ; pengendap awal 1,19 m2 ; biofilter anaerob 1,6 m2 ; biofilter aerob 2,4 m2 ; pengendap akhir 1,2 m2 ; dan bak kontrol 1 m2. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan dana sebesar 104.151.553,23 ditambah dengan PPN 11% menjadi Rp 115.610.000,00. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pemilik industri dalam mengelola limbah cair tahu secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Industri tahu; air limbah; IPAL
Subjects: Daur Ulang
Industri Kecil
Bahan Pustaka > Pelestarian
Pelestarian
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Tehnik Lingkungan
Depositing User: Zuniarticha Nurmala
Date Deposited: 22 Jul 2025 03:23
Last Modified: 22 Jul 2025 03:23
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/83083

Actions (login required)

View Item
View Item