Pengembangan masyarakat berbasis asset keunggulan kerang di Desa Mojoasem Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik

Firdaus, Binty Sabilatul (2021) Pengembangan masyarakat berbasis asset keunggulan kerang di Desa Mojoasem Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Binty Sabilatul Firdaus_B92216069 OK.pdf] Text
Binty Sabilatul Firdaus_B92216069 OK.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Binty Sabilatul Firdaus_B92216069 Full.pdf] Text
Binty Sabilatul Firdaus_B92216069 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 July 2028.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian skripsi ini membahas tentang pendampingan masyarakat di Desa Mojoasem Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik yang terfokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif ibu-ibu produktif melalui pemanfaatan kulit kerang yang diolah menjadi usaha kerajinan mengias bingkai figura, menghias bingkai kaca, menghias vas bunga dan membuat boneka. Kulit kerang merupakan salah satu aset alam yang dimiliki Desa Mojoasem namun masih banyak yang belum bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Pada pendampingan masyarakat di Desa Mojoasem ini, peneliti menggunakan metode pendekatan Aset Based Community Development (ABCD). Metode pendekatan ABCD merupakan metode pendekatan yang memanfaatkan aset serta potensi yang dimiliki oleh masyarakat untuk dapat dikembangkan dengan baik. Tujuan peneliti menggunakan pendekatan berbasis asset ini agar masyarakat dapat melakukan perubahan dengan memanfaatkan aset serta potensi yang mereka miliki dengan menciptakan ekonomi kreatif dan usaha atau Home Industry. Dalam proses pendampingan ini, strategi yang digunakan oleh peneliti ialah dengan mengembangkan asset alam serta membangun ekonomi kreatif dengan memanfaatkan asset alam berupa kulit kerang yang diolah menjadi usaha kerajinan mengias bingkai figura, menghias bingkai kaca, menghias vas bunga dan membuat boneka. Pendampingan ini juga didukung dengan adanya mebentukan kelompok usaha kecil serta manajemen pemasaran. Setelah adanya pendampingan tersebut ada perubahan sosial yang terjadi, dimana kini masyarakat atau kelompok dampingan sudah mampu menemu kenali aset serta potensi yang mereka miliki dan dapat menggelola serta mengembangkannya melalui inovasi produk yang memiliki nilai jual. Dengan itu, kelompok ibu-ibu produktif (KIP) kini dapat menambah penghasilan atau mandiri di bidang ekonomi.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan; ekonomi kreatif; kulit kerang; kelompok ibu-ibu kreatif (KIP).
Subjects: Ekonomi
Industri RumahTangga
Masyarakat
Wirausaha
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Binty Sabilatul Firdaus
Date Deposited: 22 Jul 2025 01:11
Last Modified: 22 Jul 2025 01:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/83008

Actions (login required)

View Item
View Item