Terapi syukur dalam meningkatkan kebermaknaan hidup pada remaja yang mengalami frustasi eksistensial : studi kasus: Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin, Bahrul Ulum, Jombang

Machfud, Mochammad (2025) Terapi syukur dalam meningkatkan kebermaknaan hidup pada remaja yang mengalami frustasi eksistensial : studi kasus: Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin, Bahrul Ulum, Jombang. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mochammad Machfud_07040621090 OK.pdf] Text
Mochammad Machfud_07040621090 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Mochammad Machfud_07040621090 Full.pdf] Text
Mochammad Machfud_07040621090 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 July 2028.

Download (1MB)

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami frustasi eksistensial karena berada dalam fase pencarian identitas dan makna hidup. Ketika tidak mampu menemukan tujuan hidup yang jelas, individu dapat merasa hampa, kehilangan arah, dan mengalami krisis eksistensial yang mempengaruhi kesehatan mentalnya. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini dirancang untuk menjawab dua rumusan masalah utama: 1) Bagaimana praktek terapi syukur dalam meningkatkan kebermaknaan hidup dan 2) Bagaimana efektivitas terapi syukur dalam meningkatkan kebermaknaan hidup pada remaja yang mengalami frustasi eksistensial. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain eksperimen kuantitatif pretest-posttest control group dan analisis kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 20 santri remaja usia 16–24 tahun dari Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin, Jombang, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Terapi syukur diberikan kepada kelompok eksperimen melalui empat tahap: Grateful Recounting, Grateful Reflection, Grateful Expression, dan Grateful Reappraisal selama satu minggu. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan skor kebermaknaan hidup pada kelompok eksperimen berdasarkan uji pretest dan posttest menggunakan instrumen Purpose in Life (PIL). Peningkatan jumlah skor kelompok eksperimen meningkat dari 699 menjadi 933, menunjukkan peningkatan sebesar 234 poin dengan rata-rata peningkatan skor (mean) 23,4. Begitu sebaliknya, kelompok kontrol justru mengalami penurunan skor dari 842 menjadi 771, menunjukkan penurunan sebesar 108 poin dengan rata-rata penurunan skor (mean) 10,8. Data ini membuktikan bahwa terapi syukur efektif dalam meningkatkan kebermaknaan hidup. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa subjek merasa lebih tenang, menerima diri, dan mampu menemukan tujuan hidup yang baru. Penelitian ini merekomendasikan terapi syukur sebagai pendekatan alternatif dalam menangani frustasi eksistensial remaja, khususnya di lingkungan pendidikan spiritual seperti pesantren. Selain itu, hasil ini dapat menjadi pijakan bagi pengembangan model psikoterapi sufistik yang menekankan nilai syukur dalam meningkatkan kualitas hidup dan ketahanan psikologis.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Terapi Syukur; Kebermaknaan Hidup; Frustasi Eksistensial; Remaja
Subjects: Psikologi Islam
Pesantren
Psikoterapi > Psikoterapi Islam
Tasawuf
Spiritualisme
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Mochammad Machfud
Date Deposited: 18 Jul 2025 01:39
Last Modified: 18 Jul 2025 01:44
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/82824

Actions (login required)

View Item
View Item