Agama dan resolusi konflik: studi kasus tentang Perang Salib ke-5

Sari, Yulia Indah Permata (2025) Agama dan resolusi konflik: studi kasus tentang Perang Salib ke-5. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Yulia Indah Permata Sari_07020221046.pdf] Text
Yulia Indah Permata Sari_07020221046.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Yulia Indah Permata Sari_07020221046_Full.pdf] Text
Yulia Indah Permata Sari_07020221046_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 July 2028.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji resolusi konflik dan nilai toleransi yang tercermin dalam pertemuan antara Fransiskus dari Assisi dan Sultan Malik al-Kamil selama Perang Salib Ke-5 (1217–1221). Pertemuan tersebut merupakan peristiwa penting yang melampaui konteks konflik antaragama pada masanya. Fransiskus tidak datang sebagai prajurit atau penyeru perang, melainkan sebagai utusan damai yang hendak berdialog dengan pemimpin Muslim yaitu Sultan Malik al-Kamil. Penelitian ini merumuskan persoalan mengenai bagaimana toleransi tercermin dalam peristiwa tersebut, dan bertujuan untuk menggali makna dan relevansi nilai toleransi yang muncul dalam proses interaksi keduanya, serta menganalisisnya melalui perspektif teori dialog antaragama yang dikembangkan oleh Leonard Swidler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan historis, dan teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka. Sumber data diperoleh dari literatur sejarah, serta karya ilmiah yang berkaitan dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pertemuan Fransiskus dan al-Kamil tidak menghasilkan perjanjian politik formal, peristiwa tersebut memberikan dampak simbolis, bahwa perdamaian dapat dicapai melalui dialog, bukan kekerasan. Nilai-nilai seperti saling menghormati, tidak memaksakan keyakinan, dan menjunjung kemanusiaan menjadi pesan penting yang dapat diterapkan dalam konteks keberagaman masa kini. Pertemuan tersebut memberi teladan bahwa perbedaan agama bukanlah alasan untuk berkonflik, melainkan kesempatan untuk saling memahami dan hidup berdampingan secara damai.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Perang Salib Kelima; Fransiskus Assisi; Sultan Malik al-Kamil; resolusi konflik; toleransi; Leonard Swidler
Subjects: Agama
Sejarah
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Studi Agama - Agama
Depositing User: Yulia Indah Permata Sari
Date Deposited: 17 Jul 2025 04:02
Last Modified: 17 Jul 2025 04:02
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/82753

Actions (login required)

View Item
View Item