Kesalehan muslimah di ruang digital dalam pemikiran Maria Fauzi perspektif hermeneutika Hans Georg Gadamer

Zahro, Fatimatus (2025) Kesalehan muslimah di ruang digital dalam pemikiran Maria Fauzi perspektif hermeneutika Hans Georg Gadamer. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Fatimatus Zahro_07040121078.pdf] Text
Fatimatus Zahro_07040121078.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Fatimatus Zahro_07040121078_Full.pdf] Text
Fatimatus Zahro_07040121078_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 July 2028.

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menciptakan ruang baru bagi perempuan Muslim untuk mengekspresikan identitas religius mereka. Namun, ruang digital juga menghadirkan tantangan, terutama dalam hal standar kesalehan yang sering kali direduksi menjadi simbol-simbol visual seperti hijab dan aktivitas performatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana representasi kesalehan Muslimah di ruang digital dipahami dalam pemikiran Maria Fauzi, khususnya dalam bukunya Muslimah Bukan Agen Moral, serta dianalisis melalui perspektif hermeneutika Hans-Georg Gadamer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks, dan menjadikan buku karya Maria Fauzi sebagai sumber data primer. Pendekatan hermeneutika Gadamer digunakan untuk mengurangi makna teks melalui empat konsep utamanya : keterpengaruhan oleh sejarah, pra pemahaman, fusion of horizon, dan penerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maria Fauzi mengkritik konstruksi sosial yang memposisikan perempuan Muslim sebagai agen moral yang kesalehannya dikontrol oleh norma publik. Kesalehan yang tampil di media sosial sering kali mengalami komodifikasi dan menjadi objek pengawasan sosial. Dalam perspektif hermeneutika Gadamer, makna kesalehan di ruang digital merupakan hasil dialektika tradisi, pengalaman personal dan horizon baru yang dibentuk oleh pembaca atau pengguna media digital. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Kesalehan Muslimah di ruang digital bukan hanya ekspresi religiusitas, tetapi juga bentuk negosiasi identitas yang kompleks dan reflektif dalam dinamika zaman.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Kesalehan muslimah; ruang digital; Maria Fauzi; hermeneutika Hans-Georg Gadamer
Subjects: Filsafat > Filsafat Islam
Wanita
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Fatimatus Zahro
Date Deposited: 17 Jul 2025 03:09
Last Modified: 17 Jul 2025 03:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/82664

Actions (login required)

View Item
View Item