Polemik etik penggunaan CRISPR sebagai alat modifikasi genetik dalam perspektif etis utilitarianisme

Putra, Akbar Wijaya Prayitno (2025) Polemik etik penggunaan CRISPR sebagai alat modifikasi genetik dalam perspektif etis utilitarianisme. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Akbar Wijaya Prayitno Putra_07010121001 OK.pdf] Text
Akbar Wijaya Prayitno Putra_07010121001 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Akbar Wijaya Prayitno Putra_07010121001 Full.pdf] Text
Akbar Wijaya Prayitno Putra_07010121001 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 July 2028.

Download (998kB)

Abstract

Perkembangan teknologi CRISPR–Cas9 telah membuka peluang revolusioner dalam bidang modifikasi genetik, khususnya untuk aplikasi medis pada manusia. Namun, potensi manfaatnya yang besar juga disertai dengan berbagai dilema etis terkait risiko off-target, penyalahgunaan eugenika, dan ketimpangan akses. Tulisan ini bertujuan menganalisis polemik etik penggunaan CRISPR pada manusia melalui lensa utilitarianisme John Stuart Mill, yang menekankan pemaksimalan kebahagiaan terbanyak dan minimisasi penderitaan. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif, dengan studi pustaka terhadap literatur primer Mill, regulasi internasional, dan publikasi ilmiah terkini. Analisis difokuskan pada dua aplikasi utama: terapi genetik somatik untuk penyakit monogenetik dan modifikasi embrio untuk pencegahan penyakit herediter. Setiap aplikasi dievaluasi berdasarkan prinsip “higher pleasures” versus “lower pleasures,” konsekuensialisme, serta keadilan distribusi manfaat. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan CRISPR untuk terapi somatik memiliki rasio manfaat-risiko yang paling menguntungkan, karena dapat mengurangi penderitaan secara langsung tanpa menimbulkan dampak lintas-generasi. Sebaliknya, modifikasi embrio—meski berpotensi mengeliminasi penyakit herediter—menimbulkan risiko jangka panjang yang belum diketahui dan tantangan sosial terkait warisan genetik. Penggunaan non-terapeutik (enhancement) dan potensi penyalahgunaan teknologi menyalahi prinsip utilitarianisme Mill, karena menciptakan ketimpangan dan penderitaan baru.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Bioetika; Utilitarianisme; Modifikasi Genetik
Subjects: Filsafat
Penyandang Cacat
Etika
Terapi
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Akbar Wijaya
Date Deposited: 09 Jul 2025 13:32
Last Modified: 09 Jul 2025 13:32
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/82250

Actions (login required)

View Item
View Item