Chrisanto, Ilyas Alhafid (2024) Misi pembebasan: Cak Nun dan majelis masyarakat Maiyah: analisis Rausyanfikr Ali Syari’ati. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Ilyas Alhafid Chrisanto_2040222016 OK.pdf
Download (2MB)
Ilyas Alhafid Chrisanto_2040222016 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 August 2028.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini membahas tentang misi pembebasan menggunakan kacamata Islam. Islam merupakan agama penyempurna bagi agama-agama sebelumnya dan secara otomatis dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman. Agar Islam tidak disebut sebagai agama kuno, maka Islam sendiri harus dikontekstualisasikan seiring berkembangnya zaman. Sebagai tokoh intelektual di Indonesia, Cak Nun mengupayakan hal tersebut. Ia membawa paradigma holistik dalam Islam untuk menjawab persoalan-persoalan mengenai ketidakadilan, ketertindasan, dan keterasingan. Penelitian ini ingin menelisik misi pembebasan Cak Nun dan Majelis Masyarakat Maiyah dengan menggunakan pisau analisis rausyanfikr Ali Syari’ati. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah library research dengan jenis penelitian kualitatif. Data-data dalam penelitian ini cenderung diambil dari buku-buku dan jurnal-jurnal terkait. Adapun temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Cak Nun dan gerakan Majelis Masyarakat Maiyah menyadarkan masyarakat dari belenggu penindasan yang terjadi di sekitar. Ia mendialogkan ayat-ayat al-Qur’ān dan pemikiran-pemikiran Islam untuk menjadi alat pembebasan persoalan sosial-kultural.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cak Nun; Majelis Masyarakat Maiyah; Ali Syari’ati |
| Subjects: | Demokrasi Islam Filsafat > Filsafat Islam Ideologi Islam Islam dan Humanisme |
| Divisions: | Program Magister > Magister Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ilyas Alhafid Chrisanto |
| Date Deposited: | 04 Aug 2025 17:28 |
| Last Modified: | 04 Aug 2025 17:28 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/81770 |
