Rosyidah, Aminatur (2025) معنى الدال والمدلول في قصيدة " سَيُفْتَحُ بَابٌ" للإمام الشافعي دراسة سيميائية لفرديناند دي سوسير. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Aminatur Rosyidah_03040121092 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 June 2028.
Download (1MB)
Aminatur Rosyidah_03040121092 OK.pdf
Download (1MB)
Abstract
Hasilnya, dari 25 bait syair ada 100 penanda dan 88 petanda. Syair ini sarat dengan pesan moral, seperti ajakan untuk optimis, bersabar, dan husnuzhan terhadap takdir Allah. Ia juga mengajarkan pentingnya tawakal, menjaga hati dari kecemasan, serta menjauhi keputusasaan. Pesan lain mencakup menjaga adab, lisan, dan perilaku, menghindari sikap tergesa-gesa, tidak mengikuti hawa nafsu, serta anjuran untuk hidup sederhana. Pesan kesederhanaan juga ditekankan sebagai bagian dari kehidupan yang penuh hikmah. Dengan demikian, syair Sayuftahu Baabun tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga sarat makna simbolik dan pesan moral yang relevan sepanjang zaman.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Semiotika Ferdinand De Saussure; Imam Syafi’ii Syair Sayuftahu Baabun |
| Subjects: | Bahasa Arab Puisi Sastra |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Aminatur Rosyidah |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 02:15 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 02:15 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/81739 |
