Pengaruh penggunaan styrofoam sebagai bahan antifouling terhadap pertumbuhan macrofouling di perairan Suramadu

Putri, Nikita Dwi Amilia (2025) Pengaruh penggunaan styrofoam sebagai bahan antifouling terhadap pertumbuhan macrofouling di perairan Suramadu. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Nikita Dwi Amilia Putri_09040421059 ok.pdf] Text
Nikita Dwi Amilia Putri_09040421059 ok.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Nikita Dwi Amilia Putri_09040421059 full.pdf] Text
Nikita Dwi Amilia Putri_09040421059 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 June 2028.

Download (9MB)

Abstract

Macrofouling adalah proses penempelan dan pertumbuhan organisme laut berukuran besar pada permukaan yang terendam air laut, seperti pilar jembatan, kapal, dermaga, atau struktur beton lainnya yang dapat mempercepat kerusakan material dan peningkatan biaya operasional. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pemanfaatan limbah styrofoam sebagai bahan substitusi mortar untuk menghambat biota penempel di perairan Suramadu. Desain eksperimen penelitian ini menggunakan mortar dengan lima jenis perlakuan yaitu, K (-), penambahan 5%, 10%, 15%, dan 20% styrofoam. Pengujian efektivitas styrofoam menggunakan tahapan uji hidrofobik, pengukuran berat mortar selama perendaman, dan perhitungan kelimpahan macrofouling. Penelitian dilakukan selama 35 hari untuk menilai kelimpahan macrofouling (individu/cm2). Hasil yang diperoleh dari pengujian hidrofobik yaitu penambahan 20% styrofoam menghasilkan rata-rata nilai sudut kontak sebesar 95,66° yang menandakan sifat hidrofobik karena sudut kontak lebih dari 90°. Hasil pengujian sampel K (-) mencatat nilai kelimpahan tertinggi dengan nilai kelimpahan sebesar 0,40 individu/cm2, sedangkan sampel C dan sampel D tertinggi sebesar 0,03 individu/cm2 menunjukkan nilai kelimpahan rendah. Pemantauan berat mortar menunjukkan bahwa penambahan styrofoam menyebabkan peningkatan porositas dan potensi penyerapan air yang lebih tinggi terutama pada sampel C dan D. Modifikasi mortar dengan penambahan styrofoam berpotensi sebagai solusi antifouling yang lebih terjangkau dalam biaya operasionalnya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Antifouling; hidrofobik; kelimpahan; macrofouling; styrofoam
Subjects: Biologi
Daur Ulang
Ilmu Kelautan
Ekologi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Nikita Dwi Amilia Putri
Date Deposited: 26 Jun 2025 03:55
Last Modified: 26 Jun 2025 03:55
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/81399

Actions (login required)

View Item
View Item