efektivitas model pembelajaran core(connecting, organizing, reflecting, extending) berbantuan lkpd untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas VIII pada materi unsur, senyawa, dan campuran di SMP Negeri 14 Surabaya

Umroh, Ni'matul (2025) efektivitas model pembelajaran core(connecting, organizing, reflecting, extending) berbantuan lkpd untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas VIII pada materi unsur, senyawa, dan campuran di SMP Negeri 14 Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Ni'matul Umroh_06011021009 OK.pdf] Text
Ni'matul Umroh_06011021009 OK.pdf

Download (690kB)
[thumbnail of Ni'matul Umroh_06011021009 Full.pdf] Text
Ni'matul Umroh_06011021009 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 June 2028.

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik di SMP Negeri 14 Surabaya. Hal ini disebabkan karena model pembelajaran yang diterapkan lebih mengutamakan penguasaan teori melalui metode ceramah, diskusi kelompok, dan penugasan, daripada menerapkan model pembelajaran yang lebih inovatif khususnya pada materi unsur, senyawa, dan campuran, sehingga menjadi satu dari sekian banyak faktor penyebab rendahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan perbaikan pada proses pembelajaran yang diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) Berbantuan LKPD untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas VIII Pada Materi Unsur, Senyawa, Dan Campuran Di SMP Negeri 14 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental dengan desain Statistic group pretest posttest. Sampel penelitian terdiri dari kelas VIII-I sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-J sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui tes, observasi, dan angket respons. Teknik analisis data menggunakan uji Independent sample t-test, uji N-Gain, serta keterlaksanaan pembelajaran dan respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, hal ini dibuktikan melalui hasil uji Independent Sample T-test, di mana nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Rata-rata hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 63,82, sedangkan kelas kontrol sebesar 46,91. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah peserta didik ditunjukkan melalui skor N-Gain sebesar 45,62 yang masuk dalam kategori sedang. Analisis keterlaksanaan model pembelajaran CORE berbantuan LKPD selama proses pembelajaran menunjukkan hasil yang sangat baik dengan persentase aktivitas guru mencapai 90,81% dan aktivitas peserta didik sebesar 88,06%. Selain itu, analisis angket respons peserta didik tergolong sangat baik yang dengan skor sebesar 84,26%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran CORE berbantuan LKPD efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi unsur, senyawa, dan campuran di SMP Negeri 14 Surabaya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Model pmebelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) berbantuan LKPD; kemampuan pemecahan masalah
Subjects: Pendidikan
Pendidikan > Pembelajaran
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan IPA
Depositing User: Ni'matul Umroh
Date Deposited: 05 Jun 2025 02:53
Last Modified: 05 Jun 2025 02:53
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/80778

Actions (login required)

View Item
View Item