Analisis risiko aset teknologi informasi menggunakan metode octave pada madu TV

Syafiuddin, Muchammad (2024) Analisis risiko aset teknologi informasi menggunakan metode octave pada madu TV. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muchammad Syafiuddin - 09040620057 OK.pdf] Text
Muchammad Syafiuddin - 09040620057 OK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Muchammad Syafiuddin - 09040620057 Full.pdf] Text
Muchammad Syafiuddin - 09040620057 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2029.

Download (2MB)

Abstract

Aset Teknologi Informasi (TI) merupakan komponen vital bagi keberlangsungan operasi suatu perusahaan atau organisasi. Hal ini juga berlaku bagi Madu TV, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyiaran. Berdasarkan wawancara dengan pemilik Madu TV, terungkap bahwa perusahaan sebelumnya kurang memfokuskan diri pada manajemen risiko. Akibatnya, Madu TV menghadapi berbagai risiko seperti kegagalan sistem dan perangkat keras, kesalahan manusia, ketidakpatuhan peraturan, pencurian data, spionase industri, kehilangan data, downtime, dan kerusakan reputasi. Untuk mengatasi masalah ini, Madu TV memilih metode OCTAVE dalam analisis risiko aset TI mereka, didasarkan pada alasan ilmiah yang kuat. Metode OCTAVE menawarkan pendekatan komprehensif dan sistematis yang mencakup identifikasi aset kritis, ancaman, dan kerentanan secara mendalam. Dari hasil identifikasi menggunakan metode OCTAVE, ditemukan 11 aset kritis yang digunakan di Madu TV Tulungagung. Aset-aset kritis ini dikategorikan menjadi beberapa jenis: perangkat keras (PC, server, tower, router, CCTV, dan AC), perangkat lunak (aplikasi Madu TV Nusantara dan Vmix), jaringan (jaringan internet), dan sumber daya manusia (admin dan master controller). Setelah mengidentifikasi aset-aset kritis tersebut, dilakukan analisis risiko pada masing-masing aset, dan ditemukan sebanyak 27 risiko. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen risiko dan melindungi aset TI Madu TV dari berbagai ancaman potensial. Implementasi metode OCTAVE diharapkan dapat memberikan kerangka kerja yang kuat dalam mengelola dan memitigasi risiko-risiko tersebut secara efektif.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Aset teknologi Informasi (TI); Manajemen Risiko; Metode OCTAVE; Analisis Risiko; Madu TV
Subjects: Manajemen
Teknologi > Teknologi Informasi
Informasi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Sistem Informasi
Depositing User: muchammad syafiuddin
Date Deposited: 07 May 2026 02:37
Last Modified: 07 May 2026 02:37
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/80549

Actions (login required)

View Item
View Item