Zahra, Silvya (2008) Susunan entri dalam kamus Krapyak al Ashry karya Atabik Ali: studi leksikografi. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
A01304027 Silvya Zahra 2008 ok.pdf
Download (3MB)
Abstract
Kamus Krapyak al-Ashry karya Atabik Ali merupakan salah satu kamus Arab-Indonesia terpopuler di Indonesia. Selain merupakan kamus konternporer, kamus ini memiliki "keunikan" yang membedakannya dengan kamus-kamus Arab-Indonesia yang lain. "Keunikan" itu ada pada sususan entri (lema)-nya yang tidak Iagi mengharuskan pembaca mengetahui akar kata (Ji 'ii madly) dalam pencarian entri, melainkan cukup dengan memperhatikan huruf awal dari kata yang akan dicari dalam kamus. "Keunikan" inilah yang membuat penulis tertarik untuk meneliti metode yang digunakan oleh kamus Krapyak al-Ashry dalam penyusunan entri dengan rumusan masalah sebagai berikut: I. Apa metode yang digunakan oleh kamus Krapyak al-Ashry dalam penyusunan entri? 2. Apa keistimewaan dan kekurangan dari metode tersebut? 3. Apa perbedaan antara metode tersebut dengan metode penyusunan entri dalam kamus-kamus Arab-Indonesia yang lain? Dal am penelitian ini, penulis menggunakan metode deskripti f-analisis yaitu memaparkan data-data mengenai kamus Krapyak al-Ashry dan metode penyusunan entrinya melalui pendekatan teori susunan entri kamus yang merupakan salah satu pembahasan dalam leksikografi (shina 'ah mu 'jamiyah). Melalui metode tersebut penulis menyimpulkan penelitian ini sebagai berikut: 1. Metode yang digunakan kamus Krapyak al-Ashry dalam penyusunan entri adalah metode alfabetis berdasarkan huruf awal kata (al-nidham al-faba'i al-nuthqyi tanpa memperhatikan asal kata. 2. Keistimewaan dari metode tersebut adalah tidak adanya keharusan bagi pembaca untuk memahami kaidah-kaidah bahasa Arab dalam mencari akar kata (fl 'ii madly), karena pembaca cukup memperhatikan huruf awal dari kata yang akan dicari dalam kamus Krapyak al-Ashry, Sedangkan kekurangan dari metode tersebut di antaranya adalah: Susunan sejumlah entri tidak sesuai dengan metode yang digunakan. Tidak adanya infonnasi yang jelas tentang kaidah-kaidah penyusunan entri dan kaidah-kaidah bahasa Arab tsintaksis dan morfologi) dalam pengantar kamus. Terpisah-pisahnya kosakata-kosakata bahasa Arab yang terbentuk dari satu kosakata yang menyebabkan sulitnya pembaca mengetahu hubungan yang ada antara beberapa kosakata. 3. Metode al Iabetis yang digunakan oleh kamus Krapyak al-Ashry adalah al- nidham al-nuthqy, sedangkan metode alfabetis yang digunakan oleh kamus-kamus Arab-Indonesia yang lain adalah al-nidham al-jadzry dengan memperhatikan akar kata.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kamus Krapyak |
| Subjects: | Kesusastraan > Kesusastraan Arab |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 15 May 2025 07:17 |
| Last Modified: | 15 May 2025 07:17 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/80320 |
