Farros, Muhammad Devnar (2025) Pengembalian barang bukti dalam tindak pidana pemerasan dengan kekerasan berdasarkan hukum pidana dan hukum pidana Islam: studi kasusu di wilayah Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhammad Devnar Farros_05040321108.pdf
Download (4MB)
Muhammad Devnar Farros_05040321108_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2028.
Download (4MB)
Abstract
Pengembalian barang bukti merupakan proses pengembalian barang bukti atau benda sitaan yang sebelumnya telah dilakukan penyitaan oleh aparat penegak hukum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum empiris. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat ketidaksesuaian antara praktik pengembalian barang bukti dengan aturan hukum yang berlaku terjadi di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya. Alasan yang menjadikan adanya ketidaksesuaian antara praktik pengembalian barang bukti dengan aturan hukum yang berlaku adalah terjadi penyelewengan kekuasaan yang dilakukan oleh seorang oknum jaksa dengan mengambil barang bukti dari. Selain itu, pada KUHAP dan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2024 tidak dijelaskan secara detail mengenai tahapan dalam pengembalian barang bukti. Pada hukum pidana islam terdapat satu alat bukti yang memiliki kaitannya dengan barang bukti yaitu qārināh (petunjuk). Pada hukum pidana islam pengembalian barang bukti disesuaikan dengan hukum positif dari negara yang mengimplementasikan hukum pidana islam.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | benda sitaan; barang bukti; hukum pidana Islam |
| Subjects: | Hukum Islam Hukum Hukum > Hukum Pidana Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Muhammad Devnar Farros |
| Date Deposited: | 07 May 2025 02:38 |
| Last Modified: | 07 May 2025 02:38 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/80135 |
