Etika guru dan murid dalam islam: studi komparasi pemikiran al Ghazali dan Ibn Jamaah dan relevansinya dalam upaya mengatasi krisis moral di sekolah

Syauqi, Muhammad Abdullah (2023) Etika guru dan murid dalam islam: studi komparasi pemikiran al Ghazali dan Ibn Jamaah dan relevansinya dalam upaya mengatasi krisis moral di sekolah. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muhammad Abdullah Syauqi_02040821036.pdf] Text
Muhammad Abdullah Syauqi_02040821036.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Muhammad Abdullah Syauqi_02040821036_Full.pdf] Text
Muhammad Abdullah Syauqi_02040821036_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 May 2028.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang etika guru dan murid dalam Islam Studi Komparatif Pemikiran Al Ghazali dan Ibn Jamaah dan Relevansinya dalam Upaya Mengatasi Krisis Moral di sekolah. Persoalan yang akan dijawab pada penelitian ini adalah 1) Bagaimana konsepaetika guru dan murid menurut al-Ghazal? 2. Bagaimana konsep etikaaguru dan murid menurut Ibnu Jamaah? 3. Apa persamaan dan perbedaan pemikiran al-Ghazali dan Ibnu Jamaah tentang etika guru dan murid, 4) Bagaimana relevansiupemikiran al-Ghazali dan Ibnu Jamaah dalam upaya mengatasi krisis moral?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif Dari Hasil penelitian menunjukkan 1) menurut al-Ghazali, guru haruslah dengan penciptannya, kasih sayang kepada murid sebagaimana anak kandungnya, sedangkan seorang murid haruslah rendah hati dihadapan guru. 2) menurut Ibnu Jamaah seorang guru haruslah memperhatikan akhlak dari murid, jika mengingatkan murid harus menjaga hati murid, sedangkan bagi murid haruslah selalu memandang guru dengan pandangan yang mulia. 3) kesamaannya adalah seorang guru dan murid haruslah membersihkan hati dan menjauhi segala perilaku yang buruk, sedangkan perbedaanya pada pemilihan guru yang secara serius dengan istikhoroh dan memperhatian perbuatannya. 4) menjernihkan hati, meluruskan niat baik guru ataupun murid, memberikan kasih sayang seperti anak sendiri, serta cara mengingatkan murid dengan halus sehingga tidak menimbulkan sakit hati bagi murid. Pemikiran kedua tokoh tersebut sangat relevan dalam upaya megatasi krisis moral siswa di sekolah, antara lain 1) kekerasan yang dilakukan guru terhadap murid, atau pemukulan yang dilakukan murid terhadap guru. 2) pelecehan yang dilakukan guru terhadap murid. 3) perundungan terhadap murid didepan umum.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan; etika; moral
Subjects: Pendidikan Islam
Etika
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Syauqi Abdullah Syauqi
Date Deposited: 06 May 2025 01:40
Last Modified: 06 May 2025 01:40
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/80033

Actions (login required)

View Item
View Item