Perbedaan status ekonomi pasangan suami istri dan dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro perspektif hukum Islam

Sholiha, Devi Alimatus (2024) Perbedaan status ekonomi pasangan suami istri dan dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro perspektif hukum Islam. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Devi Alimatus Sholih_A05020120041 full.pdf] Text
Devi Alimatus Sholih_A05020120041 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 April 2028.

Download (4MB)
[thumbnail of Devi Alimatus Sholih_A05020120041.pdf] Text
Devi Alimatus Sholih_A05020120041.pdf

Download (4MB)

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian terkait dengan Perbedaan status ekonomi pasangan suami istri dan dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, Penelitian ini menjawab pertanyaan yang dituangkan dalam rumusan masalah: bagaimana Perbedaan status ekonomi pasangan suami istri dan dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga yang ada di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, dan bagaimana Analisis hukum islam terhadap perbedaan status ekonomi pasangan suami istri dan dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan studi kasus (case approach), dan data penelitian ini dihimpun menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif-kualitatif dan pola pikir deduktif yang selanjutnya disusun secara sistematis sehingga menjadi data yang konkret untuk dicari letak persamaan dan perbedaannya. Selanjutnya data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan teori hukum islam (maqashid hukum perkawinan islam). Hasil penelitian menjelaskan bahwa peneliti membagi menjadi 2 kelompok yaitu: tidak berdampak tetap harmonis dan berdampak hingga bercerai. Pada kelompok pertama tujuan hukum perkawinan islam sudah sepenuhnya tercapai kecuali aspek bercerai dengan baik, dan pada kelompok kedua tujuan maqashid hukum perkawinan islam belum tercapai kecuali bercerai dengan baik. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka terdapat saran yang disampaikan yaitu, pasangan suami istri harus saling terbuka dan jujur tentang kondisi keuangan mereka dengan komunikasi yang baik. Saling menghormati dan menghargai pendapat satu sama lain, bekerja sama untuk mencapai tujuan keuangan bersama.Jika pasangan suami istri mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah keuangan mereka, mereka dapat mencari bantuan profesional dari konselor pernikahan atau terapis keluarga.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pekawinan; hukum Islam; keharmonisan rumah tangga; keluarga; status ekonomi
Subjects: Hukum > Hukum Perdata Islam
Keluarga
Perkawinan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Devi Alimatus Sholiha
Date Deposited: 28 Apr 2025 03:58
Last Modified: 28 Apr 2025 03:58
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/79658

Actions (login required)

View Item
View Item