Ula, Siti Khoirotul (2023) Diskursus salafisme dalam promosi mentoring poligami berbayar di media sosial: sebuah kajian netnografi. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Siti Khoirotul Ula_F53417040 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 April 2028.
Download (2MB)
Siti Khoirotul Ula_F53417040.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode netnografi yang membahas diskursus salafisme dalam promosi mentoring poligami berbayar di media sosial oleh Dauroh Poligami Indonesia (DPI), Forum Poligami Indonesia (FPI), dan Privat Mentor Coach Hafidin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk promosi mentoring poligami, motif promosi mentoring poligami menurut para mentor, dan diskursus salafisme dalam promosi mentoring poligami berbayar di media sosial. Pendekatan analisis diskursus digunakan dengan mengadopsi teori kategori salafisme Roel Meijer dan teori komodifikasi Islam Greg Fealy untuk mengidentifikasi beragam diskursus yang muncul. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, bentuk-bentuk promosi mentoring poligami berbayar di media sosial meliputi postingan flyer, postingan tulisan, pembuatan video naratif, dan postingan gambar yang mengandung narasi tentang glorifikasi poligami dan seksualitas, domestifikasi perempuan, resistensi terhadap narasi monogami, dan amar ma’ruf- nahi munkar. Kedua, motif promosi mentoring poligami bagi para mentor mencakup tujuan melaksanakan perintah agama (motif teologis), tujuan memperbanyak keturunan dan memperkuat kekuatan Islam serta ber-jihad fii sabilillah (motif ideologis), dan tujuan meraih keuntungan materi (motif ekonomi). Ketiga, diskursus salafisme dalam promosi mentoring poligami berbayar di media sosial terdiri dari ideologisasi salafisme, komodifikasi poligami dan salafisme melalui branding poligami sebagai gaya hidup ala salafusshaleh, serta penolakan terhadap pemikiran feminist Barat. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritik pada kategorisasi Salafisme menurut Roel Meijer terkait praktik promosi mentoring poligami berbayar di media sosial yaitu dengan menambahkan karakteristik “pragmatis” pada tipologi salafisme apolitis yang diwakili oleh DPI dan FPI, serta karakteristi “ideologis” pada salafisme politis yang diwakili oleh Coach Hafidin. Penelitian ini juga mengoreksi penelitian Ahmadi, Hasan, dan Fealy yang berpendapat bahwa praktik komodifikasi agama hanya bertujuan ekonomis, karena di sini ditemukan juga motif ideologis dan motif teologis dalam praktik promosi mentoring poligami berbayar di media sosial. Penelitian ini sekaligus mengkonfirmasi Lukenn-Bull bahwa dalam praktik komodifikasi agama terdapat proses ideologisasi.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Salafisme; promosi mentoring poligami; media sosial |
| Subjects: | Dirasah Islamiyah |
| Divisions: | Program Doktor > Dirasah Islamiyah |
| Depositing User: | Siti Khoirotul Ula |
| Date Deposited: | 14 Apr 2025 09:02 |
| Last Modified: | 14 Apr 2025 09:02 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/79371 |
