Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli mobil bekas melalui media sosial pribadi pegawai: studi kasus di Showroom Mantren Motor Desa Kemantren Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo

Amirza, Akhmad Shafa (2025) Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli mobil bekas melalui media sosial pribadi pegawai: studi kasus di Showroom Mantren Motor Desa Kemantren Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Akhmad Shafa Amirza_05020221035.pdf] Text
Akhmad Shafa Amirza_05020221035.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Akhmad Shafa Amirza_05020221035_Full.pdf] Text
Akhmad Shafa Amirza_05020221035_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 April 2028.

Download (3MB)

Abstract

Kegiatan jual beli merupakan kebutuhan fundamental dalam kehidupan manusia. Seiring perkembangan teknologi, praktik jual beli mengalami berbagai inovasi, termasuk penggunaan perantara dalam transaksi jual beli mobil bekas. Di Showroom Mantren Motor Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, terdapat keunikan dimana pegawai showroom sendiri yang berperan sebagai perantara, berbeda dengan praktik pada umumnya dimana perantara biasanya merupakan pihak eksternal. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris untuk menganalisis kesesuaian praktik jual beli tersebut dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Data primer diperoleh melalui observasi langsung di Showroom Mantren Motor, sementara data sekunder dikumpulkan dari literatur hukum ekonomi syariah dan fatwa-fatwa terkait jual beli dengan perantara. Fokus analisis mencakup aspek ijab qabul, kejelasan objek transaksi, dan keterbebasan dari unsur gharar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli dengan perantara di Showroom Mantren Motor dapat dinyatakan sah menurut hukum Islam, dengan syarat memenuhi prinsip-prinsip rukun dan syarat jual beli. Hal ini mencakup transparansi dari pihak showroom sebagai penyedia layanan dan kejelasan manfaat bagi calon pembeli, serta terbebas dari unsur penipuan. Untuk pengembangan ke depan, disarankan agar Showroom Mantren Motor meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas marketing pegawai melalui media sosial pribadi, guna memastikan akurasi informasi dan kesesuaian dengan prinsip syariah. Penelitian ini juga mengkaji bagaimana showroom dapat meningkatkan transparansi dalam pelayanan jual beli dengan perantara. Analisis meliputi evaluasi keabsahan transaksi dari perspektif syariah, identifikasi potensi masalah, dan klarifikasi aspek-aspek penting dalam transaksi berbasis syariah. Keseluruhan kajian ini bertujuan untuk memastikan bahwa praktik jual beli dengan perantara di Showroom Mantren Motor tidak hanya efektif secara operasional, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Jual beli; Showroom Mantren Motor
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Jual Beli
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syariah
Depositing User: Shafa Amirza
Date Deposited: 11 Apr 2025 01:04
Last Modified: 11 Apr 2025 01:04
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/79261

Actions (login required)

View Item
View Item