Formulasi clay mask nanopartikel ekstrak rumput laut sargassum sp dan kappaphycus alvarezii sebagai antibakteri penyebab jerawat

Safitri, Mirna Agung (2025) Formulasi clay mask nanopartikel ekstrak rumput laut sargassum sp dan kappaphycus alvarezii sebagai antibakteri penyebab jerawat. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mirna Agung Safitri_09040421056 OK.pdf] Text
Mirna Agung Safitri_09040421056 OK.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Mirna Agung Safitri_09040421056 Full.pdf] Text
Mirna Agung Safitri_09040421056 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2028.

Download (3MB)

Abstract

Rumput laut Sargassum sp. dan Kappaphycus alvarezii diketahui mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, steroid, dan fenolik yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan kombinasi nanopartikel ekstrak Sargassum sp. dan Kappaphycus alvarezii dalam sediaan Clay mask yang stabil secara fisik dan kimia serta efektif menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Penggunaan Nanopartikel dalam formulasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan stabilitas sediaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan membuat formulasi Clay mask pada berbagai konsentrasi nanopartikel ekstrak Sargassum sp. dan Kappaphycus alvarezii, yaitu Formula 1 (2,5%:7,5%), Formula 2 (5%:5%), Formula 3 (7,5%:2,5%). Formula tanpa nanopartikel ekstrak digunakan sebagai kontrol negatif, sementara Clay mask Himalaya sebagai kontrol positif. Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, waktu mengering, serta uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formulasi stabil secara fisik dan kimia. Formula dengan perbandingan 2,5%:7,5% memiliki stabilitas terbaik serta menghasilkan zona hambat terbesar, yaitu 3,83 mm terhadap P. acnes dan 3,60 mm terhadap S. aureus, termasuk kategori sedang. Dengan demikian, kombinasi nanopartikel Sargassum sp. dan Kappaphycus alvarezii terbukti efektif sebagai antibakteri dan berpotensi dikembangkan sebagai produk perawatan kulit.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Antibakteri; Clay mask; rumpu laut; nanopartikel
Subjects: Ilmu Kelautan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Mirna Agung Safitri
Date Deposited: 07 May 2025 06:57
Last Modified: 07 May 2025 06:57
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/79012

Actions (login required)

View Item
View Item