Akmal, Fathoni (2024) Analisis fatwa DSN MUI nomor 110 tahun 2017 tentang akad jual beli dengan sistem akad istijrar dalam transaksi jual beli telur ayam : studi kasus di peternakan Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Fathoni Akmal_05040220097 OK.pdf
Download (3MB)
Fathoni Akmal_05040220097 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 March 2028.
Download (4MB)
Abstract
Praktik jual beli telur ayam dengan sistem akad istijrar di Peternakan Ayam Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, dimulai dari pembeli memesan telur kepada penjual, setelah terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak, maka penjual akan mengirimkan pesanan ke Alamat yang dituju. Akan tetapi terdapat pembeli yang saat melakukan akad tidak mengetahui harga barang dan mengetahuinya saat melakukan pembayaran di akhir totalan atau di akhir tempo pembayaran yang biasa dilakukan tiap akhir pekan. Hal ini tentunya rawan terjadinya kecurangan yang dapat merugikan kedua belah pihak, bagi penjual tidak mendapatkan jaminan atas praktik jual beli dan pembeli yang tidak mendapat kepastian harga saat menerima barang. Skripsi ini ditulis untuk menjawab mengenai pertanyaan dalam dua rumusan masalah, meliputi: Bagaimana penerapan akad istijrar dalam transaksi jual beli telurayam di peternakan Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban pada periode tahun 2023, serta Bagaimana penerapan akad istijrar dalam transaksi jual beli telurayam di peternakan Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban ditinjau dari prespektif Fatwa DSN MUI No. 110 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan data yang diperoleh melalui hasil wawancara, pengamatan, analisis dokumen, dan dengan catatan lapangan. Data primer dalam penelitian ini yakni diperoleh dari kesaksian secara langsung, baik itu dari Pemilik Peternakan Ayam di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban secara lisan atau wawancara, survei, maupun catatan lapangan. Sedangkan data sekunder berupa buku hukum ekonomi syariah, Fatwa DSN MUI No.110/DSN-MUI/IX/2017 tentang jual beli dan penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan meskipun terdapat pula pembeli yang tidak mengetahui harga telurnya dikarenakan akan kebutuhan telur tersebut dan pemesanan yang dilakukan secara terus menerus atau bertahap, pembeli tetap percaya kepada pihak peternakan dengan harga yang diberikan. Dan merasa puas atas pelayanan yang diberikan. Sehingga jual beli akad istijrar praktik jual beli telur ayam di Peternakan Desa Simo Kecamatan Soko Tuban telah memenuhi syarat dan rukun akad istijrar. Serta berdasarkan Sedangkan menurut Fatwa DSN-MUI No. 110/DSN-MUI/IX/2017 Menegaskan bahwa konsep jual beli yang terjadi di Peternakan Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten dengan sistem akad istijrar memenuhi syarat jual beli berdasarkan Fatwa DSN MUI No. 110/DSNMUI/IX/2017 tentang Jual Beli. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka terdapat saran yang disampaikan, yakni dengan cara penjual menegaskan kepada pembeli terkait harga telur saat mengirimkan telur kepada pembeli dan kembali melakukan kesepakatan agar pembayaran jelas sehingga penjual mendapatkan jaminan atas barang yang dijual. Serta melakukan pengecekan kembali saat melakukan pengiriman agar tidak merugikan pembeli apabila terdapat kecacatan dalam proses pengiriman.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jual beli; Peternakan; Telur |
| Subjects: | Hukum Ekonomi Jual Beli Peternakan |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Fathoni Akmal |
| Date Deposited: | 19 Mar 2025 02:50 |
| Last Modified: | 19 Mar 2025 02:50 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/78884 |
