Haris, Syaiful (2004) Kebersalahan manusia dalam pandangan Sigmud Freud. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
E01399130 Syaiful Haris 2004 ok.pdf
Download (21MB)
Abstract
Sigmund Freµd dengan psikoanalisanya sempat berpengaruh di belahan dunia. Dengan logika deterministis (berdasark.an pada prinsip kausalitas), positivistis (bebas dari pikiran etis), dan evol usionistis (orang lebih melihat sejarah dari obyek yang di teliti). Boleh di kata Freud telah menemuk.an hal berharga bagi perkembangan dunia terutama pada perkembangan psikologi, Dengan tiga kategori 3 sistem jiwa manusia yaitu id, ego, superego. 1) Id ada dalam ketidak-sadaran merupakan tempat bagi dorongan-dorongan primitif dan dorongan ini ada dua yaitu dorongan untuk hidup (life instinct) adalah seksual atau libido dan dorongan mempertahankan kehidupan (death instinct) yaitu agresi yang merupakan dorongan yang menyebabkan orang ingin menyerang orang lain seperti berkelahi, berperang, marah. 2). Ego bergerak dengan prinsip realitas (reality principle) dan menjaga keseimbangan antara id dan superego. 3) Superego di bentuk oleh kebudayaan. Jika ego yang terlalu lebih tidak mampu menjaga keseimbangan antara superego dan id maka orang itu akan menjadi psikopat ( tidak memperhatikan norma), jika superego sangat dominan mak.a orang tersebut akan merasa bersalah dan rend.ah diri. Maka kebersalahan manusia terbentuk dari teguran superego terhadap ego, karena tidak rnampu mengendalikan id.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Salah |
| Subjects: | Agama dan Ilmu Pengetahuan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 13 Mar 2025 07:02 |
| Last Modified: | 13 Mar 2025 07:02 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/78767 |
