Safiroh, Safiroh (2004) Kesatuan sains dan spiritual dalam pandangan Seyyed Hussein Nasr. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
E01300004_Safiroh_2004 ok.pdf
Download (18MB)
Abstract
Abad modern dimulai sejak awal kemenangan supremasi rasionalisme, empirisme dan positivjsme dari dogmatisme agama. Hal ini ditandai dengan adanya upaya pemisahan antara sains dan filsafat dari pengaruh agama. Sains yang berkembang demikian pesat kemudian berdiri secara independen. Pada zaman ini pula, manusia melepaskan diri dari tatanan Ilahiah (theomorphisme), untuk selanjutnya membangun tatanan antrophomorphisme -suatu tatanan yang semata-mata berpusat pada manusia. Proses modemisasi yang berlangsung mengakibatkan manusia mudah dihinggapi kehampaan spiritual dan menderita keterasingan (alienasi). Sains yang direduksi semata-mata pada aspek rasional, dengan mengesarnpingkan aspek spiritual membawa persoalan barn yang lebih destruktif. Rapuhnya pegangan moral dar hilangnya orientasi hidup yang bermakna mengakibatkan sains yang seiarusnya menyejahterakan kehidupan rnanusia justru menyengsarakannya. S.H.Nasr yang menyaksikan terjadinya krisis tersebut mencoba memberi solusinya. Manusia modem perlu agama untuk mengobati krisis spiritual, Nasr menawarkan agar manusia modem kembal i kepada agama sebagai pedoman hidup. Menurutnya aktivitas keilmuanpun hams tunduk pada agama dan dila�dasi cleh prinsip tauhid. Sains harus terintegrasi secara kuat antara dimensi rasionalitas dan dimensi spiritualitas, dan diproyeksikan untuk mencapai kebenaran dan mengabdi pada tujuan penciptaan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sains; spiritual |
| Subjects: | Agama dan Ilmu Pengetahuan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 12 Mar 2025 06:54 |
| Last Modified: | 12 Mar 2025 06:54 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/78714 |
