Aminuddin, Akhmad Alwi (2025) Nilai-nilai absurditas dalam film biografi into the wild perspektif Albert Camus. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Akhmad Alwi Aminuddin_E91219062 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 February 2028.
Download (2MB)
Akhmad Alwi Aminuddin_E91219062.pdf
Download (2MB)
Abstract
Keyakinan, tekad, semangat atau ideologi dapat memengaruhi manusia sehingga mereka dapat melakukan hal-hal yang tidak mereka ketahui seacara utuh dan pasti. Ketidakpastian antara realitas dunia dan adanya harapan manusia yang tinggi menjadi seolah kontradiksi bagi manusia dalam menghadapi realitasnya. Kegiatan sehari-hari yang terlalu monoton, dan adanya kesadaran manusia untuk terus berupaya repetitif mewujudkan mimpinya menimbulkan semacam konfrontasi bagi manusia. Sebagaimana pendapat Camus bahwa manusia dalam menghadapi kehidupan dan realitas dunia yang absurd akan selalu dihadapkan dengan berbagai macam upaya seperti memberontak, melarikan diri dan memilih menenggelamkan dirinya ke dalam dogma atau suatu keyakinan tertentu, hingga yang paling ironis seperti bunuh diri ketika dirinya merasa tidak mampu untuk menghindari diri lagi dari dunia yang absurd. Dalam kajiannya tentang absurdisme, Camus sering menggunakan simbol Sisifus sebagai gambaran dari keadaan dunia yang absurd dan usaha manusia dalam hidup yang terus-menerus terjebak dalam absurditas. Seperti dalam tayangan film Into the Wild melalui petualangan McCandless, banyak scene dalam cerita yang berkaitan erat dengan absurditas seperti pencarian makna hidup, petualangan untuk menjadi bebas dan hidup individualis di alam liar karena bosan dengan budaya dan masyarakat yang konvensional dan materialistik. Konsep pemikiran filsafat Albert Camus menarik untuk diulas atau dijadikan pisau analisis seperti film, sastra atau politik. Camus dalam karyanya seperti Orang Asing, Sampar dll seringkali memberi catatan dan mengeksplorasi keadaan atau suatu sikap manusia ketika dihadapkan oleh absurditas. Penulis tidak akan menyebutkan bahwa Albert Camus seorang yang ateis, meskipun dirinya pernah mengatakan tidak percaya pada Tuhan, tetapi pada satu waktu dia juga menyatakan bahwa dirinya bukan seorang ateis. Pemahaman dan interpretasi tentang keyakinan seringkali diletakkan tidak pada tempatnya, sehingga terjadilah kesalahpahaman. Dalam menyoroti karya-karya Camus, penulis menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang yang spiritual. Seperti yang terjadi pada McCandless dalam film Into the Wild. Dia menyadari bahwa mustahil bagi dirinya untuk mengubah apa yang sudah disetujui oleh masyarakat banyak seperti norma, nilai, moral dan perilaku. Tetapi dia justru memilih untuk meninggalkan semua itu untuk menguji seberapa mampu dirinya untuk bisa bebas dari semua kekangan tersebut. Hal ini juga seringkali terjadi di dalam kehidupan sehari-hari hingga mendorong penulis untuk melakukan penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nilai-nilai absurditas; film biografi; perspektif Albert Camus |
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Agama Kepribadian |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Akhmad Alwi Aminuddin |
| Date Deposited: | 26 Feb 2025 07:37 |
| Last Modified: | 26 Feb 2025 07:37 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/78285 |
