Konseling qur’ani untuk meningkatkan resiliensi ibu pasca kematian anak di Desa Drajat Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan

Rohmah, Lailatur (2024) Konseling qur’ani untuk meningkatkan resiliensi ibu pasca kematian anak di Desa Drajat Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Lailatur Rohmah_  04020321061 OK.pdf] Text
Lailatur Rohmah_ 04020321061 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lailatur Rohmah_  04020321061 Full.pdf] Text
Lailatur Rohmah_ 04020321061 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 February 2028.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berfokus pada resiliensi ibu setelah kehilangan anak, yang masih jarang dibahas karena dianggap sebagai isu sensitif bagi sebagian kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami metode dan hasil penerapan Konseling Qur’ani dalam meningkatkan resiliensi ibu pasca kematian anak di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan jenis penelitian berupa studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, yang keabsahannya diuji menggunakan triangulasi data. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif komparatif, yaitu membandingkan teori dengan data lapangan serta membandingkan kondisi konseli sebelum dan sesudah penerapan Konseling Qur’ani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konseling Qur’ani untuk meningkatkan resiliensi ibu pasca kematian anak di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan dilakukan melalui lima tahapan: identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, terapi, evaluasi, dan Follow up. Nilai-nilai Islam diintegrasikan dalam terapi menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an, seperti Surah Al-Baqarah ayat 155-157 dan Surah At-Taghabun ayat 11. Pendekatan ini terbukti berhasil dalam meningkatkan resiliensi konseli, yang terlihat dari perkembangan signifikan pada aspek emosional, spiritual, dan sosial. Konseli mampu mengelola kesedihan, memperkuat keimanan kepada Allah, serta membangun kebiasaan baru, seperti berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa secara rutin. Kebiasaan ini membantu menjaga stabilitas emosi, sehingga konseli dapat menghadapi kenangan menyakitkan dengan lebih sabar, ikhlas, dan tawakkal.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Konseling Qur’ani; Resiliensi pasca kematian
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Lailatur Rohmah
Date Deposited: 04 Feb 2025 04:13
Last Modified: 04 Feb 2025 04:13
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/76848

Actions (login required)

View Item
View Item