Antropomorfisme perspektif mufasir nusantara

Fauziah, Nurul (2024) Antropomorfisme perspektif mufasir nusantara. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Nurul Fauziah_07020320073.pdf] Text
Nurul Fauziah_07020320073.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Nurul Fauziah_07020320073_Full.pdf] Text
Nurul Fauziah_07020320073_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2028.

Download (2MB)

Abstract

Antropomorfisme merupakan sebuah paham atau keyakinan bahwa Tuhan memiliki bentuk atau sifat ketertubuhan seperti halnya makhluk hidup. Pemahaman seperti ini tentunya tidak sejalan dengan sifat wajib Tuhan yang tidak setara atau serupa dengan makhluk-Nya. Tetapi, di dalam al-Qur’an sendiri terdapat beberapa redaksi seperti mata Tuhan, tangan Tuhan bahkan wajah Tuhan yang bisa saja menimbulkan pemahaman yang tidak tepat. Permasalahan ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam aliran teologi. Beberapa ulama tafsir memberikan pemaknaan lain terhadap ayat-ayat yang mengandung antropomorfisme dan sebagian lainnya memaknainya sesuai dengan apa yang disebutkan dalam al-Qur’an. Lalu bagaimanakah mufasir Nusantara menafsirkan ayat-ayat yang mengandung antropomorfisme? Dan bagaimanakah kecenderungan penafsiran mufasir Nusantara terhadap ayat-ayat antropomorfisme? Jenis penelitian ini bersifat kepustakaan atau library research yang seluruh sumber datanya berasal dari literatur kepustakaan seperti buku, artikel jurnal atau naskah dokumen lainnya. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dengan model kualitatif yang berusaha menjelaskan penafsiran dan kecenderungan para mufasir Nusantara terkait ayat-ayat yang mengandung antropomorfisme. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran mufasir Nusantara terhadap ayat-ayat antropomorfisme lebih banyak menggunakan penakwilan. Dan di sebagian kecil ayat antropomorfisme menggunakan penafsiran secara harfiah atau sekedar mencantumkan pendapat ulama terdahulu. Kemudian untuk kecenderungan dalam penafsiran, ulama tafsir Nusantara memiliki kecenderungan seperti kaum Asy’ariyyah. Kecenderungan ini setidaknya dapat dilihat dari adanya kesamaan gaya penafsiran ketika melakukan penakwilan terhadap ayat-ayat antropomorfisme yakni membawa ayat mutasyabihat kepada ayat yang muhkam.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Antropomorfisme; tafsir nusantara
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Nurul Fauziah
Date Deposited: 21 Jan 2025 05:53
Last Modified: 21 Jan 2025 05:53
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/76123

Actions (login required)

View Item
View Item