Studi komparasi konsep kebahagiaan menurut hamka dan garcía-miralles: studi tentang buku tasawuf modern dan ikigai: the japanese secret to a long and happy life

Choirunnisa, Hania (2024) Studi komparasi konsep kebahagiaan menurut hamka dan garcía-miralles: studi tentang buku tasawuf modern dan ikigai: the japanese secret to a long and happy life. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Hania Choirunnisa_07020621029 OK.pdf] Text
Hania Choirunnisa_07020621029 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Hania Choirunnisa_07020621029 Full.pdf] Text
Hania Choirunnisa_07020621029 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2028.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul "Studi Komparasi Konsep Kebahagiaan Menurut Hamka dan García-Miraless: Studi Tentang Buku Tasawuf Modern dan Ikigai: The Japanese Secret to a Long and Happy Life" yang bertujuan untuk mengeksplorasi konsep kebahagiaan dari perspektif Tasawuf modern oleh Buya Hamka dan konsep ikigai menurut Héctor García dan Francesc Miralles. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan analisa komparasi dan interpretasi, membandingkan dan menganalisa kedua konsep dalam aspek fisik, mental, sosial dan spiritual. Buya Hamka dalam Tasawuf Modern menekankan bahwa kebahagiaan sejati bersumber dari kedekatan dengan Tuhan, pengendalian hawa nafsu, dan penyucian jiwa. Kebahagiaan dalam Tasawuf melibatkan keseimbangan antara dimensi spiritual dan sosial, dengan fokus pada moralitas dan tanggung jawab sosial. Sebaliknya, Héctor García dan Francesc Miralles dalam Ikigai menekankan pentingnya menemukan makna dan tujuan hidup yang berkelanjutan melalui perpaduan antara apa yang kita cintai, apa yang kita kuasai, dan kebutuhan dunia. Konsep ini berakar pada kebiasaan sederhana dan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan antara keduanya dalam menekankan keseimbangan hidup dan pentingnya hubungan sosial. Namun, terdapat perbedaan mendasar dalam sumber kebahagiaan: Tasawuf Modern berfokus pada spiritualitas dan pengendalian diri, sementara Ikigai menitikberatkan pada tujuan hidup praktis dan keseimbangan emosional. Studi ini memberikan kontribusi pada pemahaman lintas budaya tentang kebahagiaan, yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan teori kesejahteraan individu.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Kebahagiaan; Tasawuf modern; Ikigai; Buya Hamka; Héctor García.
Subjects: Kebudayaan
Tasawuf
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Hania Choirunnisa
Date Deposited: 23 Jan 2025 06:35
Last Modified: 23 Jan 2025 06:35
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/76065

Actions (login required)

View Item
View Item