Konsep perang (Qital) perspektif Sayyid Qutb dalam fi Zilal al-Qur'an: telaah Surah al-Baqarah: 190-194

Alfarisi, Salman (2024) Konsep perang (Qital) perspektif Sayyid Qutb dalam fi Zilal al-Qur'an: telaah Surah al-Baqarah: 190-194. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel.

[thumbnail of Salman Alfarisi_E03218025 OK.pdf] Text
Salman Alfarisi_E03218025 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Salman Alfarisi_E03218025 Full.pdf] Text
Salman Alfarisi_E03218025 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 January 2028.

Download (2MB)

Abstract

Perang merupakan sebuah persoalan yang sampai saat ini terus bergulir. Hal tersebut merupakan sesuatu keadaan yang sangat ditakuti manusia karena dampak yang ditimbulkan, bukan hanya secara jasmani melainkan juga secara rohani yang terdampak kerugian. Terjadinya peperangan tidak jarang dilatar belakangi oleh berbagai macam kepentingan untuk memenuhi hawa nafsunya, sehingga perang yang terjadi pada masa kini bersifat total. Situasi perang tersebut tentunya akan menimbulkan banyak kerugian bagi para pelaku perang, baik dari segil moril, materi dan tidak terkecuali menimbulkan korban perang dalam skala besar. Korban yang banyak ditimbulkan oleh perang tentunya menjadi perhatian bagi Masyarakat internasional untuk menciptakan peperangan yang lebih mempunyai sisi kemanusiaan, baik dalam hal penggunaan alat dan metode berperang yang tentu akan menekan jumlah korban perang itu sendiri. Pentingnya tujuan yang luhur dalam peperanga dimana telah dijelaskan al-Qur’an. Karena dasar yang dipegang tidak luhur, sehingga korban perang tidak hanya dikalangan militer saja, akan tetapi masyarakat sipil juga terkena imbasnya akibat kekejaman perang, dimana seharusnya mereka berada di luar lingkaran konflik. Sehingga dalam penelitian merumuskan masalah bagaimana tujuan berperang menurut Sayyid Qutb dalam kitab tafsir Fi Zilal al-Qur’an. Kemudian Bagaimana etika berperang menurut Sayyid Qutb dalam kitab Tafsir Fi Zilal al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana al-Qur’an dalam menjelaskan konsep peperangan yang perlu dijadikan landasan bagi manusia terkhusus umat Islam, kemudian menganalisa terkait hal-hal yang menjadi tujuan dan batasan yang harus ditaati yang telah diatur oleh al-Qur’an menurut Sayyid Qutb dalam Fi Zilal al- Qur’an. Dalam penelitian ini menggunakan teori Maudhu’i yang mana pokok dari teori ini adalah untuk memberikan penjelasan kandungan atau isi dari ayat-ayat al- Qur’an. Penelitian ini hanya terfokus pada surah al-Baqarah: 190-194 dalam penafsiran Sayyd Qutb yang terdapat dalam kitab Tafsir Fi Zilal al-Qur’an. Dalam menafsirkan al-Qur’an Qutb menggunakan penafsiran yang memperlihatkan pesan al-Qur’an sebagaisuatu penjelasan pesan yang hadir, yang hidup dan nyata sehingga penafsirannya dapat memberikan pemahaman yang aktual bagi pembacanya. Berdasarkan analisa yang dilakukan, Sayyid Qutb ingin membawa pada konsep perang yang bertujuan luhur yaitu perjuangan menegakkan aqidah dengan menjunjung tinggi kalimat Allah di bumi, memantapkan manhaj-Nya di dalam kehidupan dan melawan terhdap fitnah -fitnah yang bertebaran. Disisi lain, Sayyid Qutb juga memberikan etika perna yang harus dipenuhi ketika peperangan terjadi, seperti tidak melakukan penyerangan terhadap non-kombatan, diantaranya perempuan, anak-anak, orang tua, dan tawanan perang. Kemudian tidak melakukan peperangan di tempat yang suci, dan tidak memulai peperangan pada bulan haram, dalam hal ini yaitu empat bulan yang dijaga kesuciannya, diantaranya; Muharam, Rajab, Du al-Qa’dah, Du al-Hijjah

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Qital; Perang; Fi Zilal al Qur’an; Sayyid Qutb; al-Baqarah: 190-194.
Subjects: Agama dan Ilmu Pengetahuan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Salman Alfarisi
Date Deposited: 17 Jan 2025 02:44
Last Modified: 17 Jan 2025 02:44
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/75835

Actions (login required)

View Item
View Item