Pemetaan habitat bentik menggunakan UAV melalui pendekatan berbasis objek dan algoritma random forest classifier di Perairan Gili Labak Sumenep

Ardiansyah, Mohammad Bagus Rizan (2024) Pemetaan habitat bentik menggunakan UAV melalui pendekatan berbasis objek dan algoritma random forest classifier di Perairan Gili Labak Sumenep. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mohammad Bagus Rizan Ardiansyah_09010421010 OK.pdf] Text
Mohammad Bagus Rizan Ardiansyah_09010421010 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Mohammad Bagus Rizan Ardiansyah_09010421010 FULL.pdf] Text
Mohammad Bagus Rizan Ardiansyah_09010421010 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 January 2028.

Download (6MB)

Abstract

Teknologi penginderaan jauh yang digunakan untuk pemetaan habitat bentik salah satunya adalah menggunakan metode Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone. UAV memiliki kemampuan dapat memperoleh resolusi Gambar yang tinggi hingga centimeter. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persentase tutupan, memetakan sebaran, serta tingkat akurasi dari penggunaan citra Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dalam mengetahui kondisi sebaran habitat bentik pada perairan Pulau Gili Labak Sumenep. Metode yang digunakan untuk perhitungan persentase tutupan habitat bentik menggunakan CPCe, sedangkan untuk klasifikasi menggunakan Random Forest Classifier dan untuk perhitungan uji akurasi menggunakan Confusion Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran habitat bentik terbesar di bagian utara Pulau Gili Labak adalah pecahan karang 22%, pada bagian selatan didominasi oleh karang mati 44%, sedangkan pada bagian timur didominasi oleh lamun 70%, dan pada bagian barat didominasi oleh karang mati 39%. Hasil uji akurasi keseluruhan (overall accuracy) yang paling baik pada skala segmentasi 50, yaitu sebesar 82%, dengan kelas yang paling dominan adalah luasan Karang keras seluas 27,32 Ha, Karang mati 13,13 Ha, Pasir 12,21 Ha, Lamun 10,77 Ha, Pecahan Karang 11,11 Ha, dan Alga memiliki luasan paling rendah yaitu 4,85 Ha.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Confusion Matrix; Habitat Bentik; Random Forest; UAV
Subjects: Ilmu Kelautan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Mohammad Bagus Rizan Ardiansyah
Date Deposited: 03 Jan 2025 02:40
Last Modified: 03 Jan 2025 02:40
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/74981

Actions (login required)

View Item
View Item