Analisis klasifikasi sektor lapangan usaha dan ketimpangan wilayah di provinsi jawa timur 2018-2022

Susanti, Dina Layli (2024) Analisis klasifikasi sektor lapangan usaha dan ketimpangan wilayah di provinsi jawa timur 2018-2022. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Dina Layli Susanti_08020120037 OK.pdf] Text
Dina Layli Susanti_08020120037 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dina Layli Susanti_08020120037 Full.pdf] Text
Dina Layli Susanti_08020120037 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 November 2027.

Download (1MB)

Abstract

Kemajuan pembangunan ekonomi dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi pada daerah tersebut. Dengan menetukan sektor unggulan maka dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Pembangunan Ekonomi Indonesia yang melibatkan perluasan dan percepatan didasarkan pada pendekatan pengembangan sektor-sektor pertumbuhan ekonomi, baik yang sudah tereksplor maupun belum tereksplor. Pendekatan ini pada dasarnya merupakan integrasi dari pendekatan regional maupun sektoral. Setiap wilayah diharapkan dapat mengembangkan produk dan potensi yang menjadi keunggulannya masing-masing. Perbedaan kondisi sectoral, SDA, dapat menyebabkan terjadinya perbedaan Tingkat Pembangunan ekonomi disuatu daerah Metode penelitian ya g digunakan adalah kuantitatif deskriptif, alat anaisis yang digunakan: analisis LQ, Analisis Tipologi Klassen dan analisis Indeks Williamson di Provinsi Jawa Timur. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder Hasil penelitian diperoleh klasifikasi sektor lapangan usaha berdasarkan pendekatan LQ dibagi menjadi dua klasifikasi, yaitu sektor basis dan non-basis. Sektor yang termasuk sektor basis memikiki nilai LQ > 1, yaitu: Industri Pengolahan, Pengadaan Air, Penyediaan Akomodasi, Informasi dan Komunikasi, kelima sektor tersebut menjadi sektor basis di Provinsi Jawa Timur. Sedangkan 12 sektor lainnya termasuk dalam klasifikasi sektor non-basis. Kemudian melalui pendekatan analisis tipologi Klassen diperoleh 4 klasifikasi sektor dalam Kuadran 1, maknanya sektor tersebut menjadi sektor yang maju dan dapat tumbuh pesat, yaitu: Industri Pengolahan, Pengadaan Air, Perdagangan Besar ; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, Penyediaan Akomodasi dan. Sektor lainnya masuk dalam kuadran II,III, dan IV. Hasil analisis IW Tingkat Ketimpangan di Provinsi Jawa Timur tahun 2018-2022 mendekati angka 1, yang berarti Tingkat ketimpangan yang terjadi cukup tinggi dan meningkat. Rekomendasi penelitian ini pemerintah diharapkan merencanakan kebijakan Pembangunan ekonomi yang sesuai dengan mengetahui klasifikasi sektor sektor yang potensial, kemudian dengan adanya Pembangunan ekonomi melalui sektor sektor yang potensial diharapkan dapat digunakan sebagai Solusi mengatsi ketimpangan wilayah.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Sektor Lapangan Usaha; Ketimpangan Wilayah Provinsi Jawa Timur
Subjects: Ekonomi
Kemiskinan
Pembangunan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Dina Layli Susanti
Date Deposited: 28 Nov 2024 03:43
Last Modified: 28 Nov 2024 03:43
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/74459

Actions (login required)

View Item
View Item