Internalisasi nilai-nilai pendidikan Ahlusunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah dengan pendekatan Interdisipliner di Madrasah Diniyah Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo

Mulisi, Ali Sibro (2024) Internalisasi nilai-nilai pendidikan Ahlusunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah dengan pendekatan Interdisipliner di Madrasah Diniyah Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Ali Sibro Mulisi_02040822011 OK.pdf] Text
Ali Sibro Mulisi_02040822011 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Ali Sibro Mulisi_02040822011 Full.pdf] Text
Ali Sibro Mulisi_02040822011 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 November 2027.

Download (2MB)

Abstract

Eksistensi organisasi Islam radikal sesungguhnya merupakan ancaman bagi masa depan Islam Indonesia. Infiltrasi gerakan Islam radikal dilakukan secara masif, khususnya terhadap generasi muda, jika tidak segera diantisipasi maka benih-benih radikalisme akan tersemai dan berkembang. Salah satu upaya untuk membentengi akan tumbuh dan berkembangnya paham radikal ini adalah dengan melalui pendidikan aswaja di pesantren. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif dan holistik tentang nilai-nilai pendidikan Ahlusunnah Wal Jamaah An-nahdliyah dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data melalui proses kondensasi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menujukkan santri memiliki empat komponen dasar nilai-nilai pendidikan ahlusunnah wal jamaah an-nahdliyah yaitu tawassuth, i’tidal, tawazun dan juga tasamuh yang diinternalisasikan melalui tiga tahapan, yaitu tahap transformasi nilai menggunakan metode demonstrasi dan tanya jawab yang digabungkan dengan pendekatan interdisipliner. Tahap transaksi nilai menggunakan metode keteladanan. Tahap transinternalisasi nilai menggunakan metode pembiasaan dan nasihat. Ada beberapa faktor yang menghambat diantaranya minat, situasi dan kondisi santri, dan perbedaan latar belakang. Adapun faktor pendukung yang meliputi kebiasaan di lingkungan pesantren, berbagai referensi, mayoritas berpaham aswaja, dan lingkungan sekitar.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Internalisasi; Ahlusunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah; Pendekatan Interdisipliner
Subjects: Ahlusunnah Waljama'ah
Pesantren
Nahdlatul Ulama
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Ali Sibro Mulisi
Date Deposited: 26 Nov 2024 04:43
Last Modified: 26 Nov 2024 04:43
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/74446

Actions (login required)

View Item
View Item