Madjid, M Nurcholis (2023) Analisis maslahah mursalah terhadap praktik utang piutang dalam tradisi Otok-Otok: studi kasus komunitas Madura di Bulak Banteng Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
M Nurcholis Madjid_C92218145 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 September 2027.
Download (2MB)
M Nurcholis Madjid_C92218145.pdf
Download (2MB)
Abstract
Skripsi ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan judul “Analisis Maslahah Mursalah Terhadap Praktik Utang Piutang dalam Tradisi Otok-otok (studi kasus komunitas Madura di Bulak Banteng Surabaya)”. Penelitian ini berusaha untuk menjawab: 1. Bagaimana praktik akad utang piutang dalam tradisi otok-otok komunitas Madura di Bulak Banteng Surabaya, 2. Bagaimana Analisis Maslahah Mursalah terhadap praktik akad utang piutang dalam tradisi otok-otok komunitas Madura di Bulak Banteng Surabaya. Data yang disajikan oleh penulis berasal dari wawancara dengan anggota arisan tradisi otok-otok pada komunitas Madura di Bulak Banteng Surabaya. Setelah itu data dianalisis melalui metode pendekatan kualitatif, menggunakan teori Maslahah Mursalah selanjutnya dipakai untuk menganalisis praktik utang piutang dalam tradisi otok-otok pada komunitas Madura di Bulak Banteng Surabaya. Untuk sampai pada suatu keputusan. Hasil penelitian ini sampai pada kesimpulan sebagai berikut: 1) Otok-otok adalah sebuah kegiatan serupa arisan yang dilakukan oleh tuan rumah dan dihadiri oleh masyarakat sekitar. Masyarakat Madura menganggap tradisi otok-otok sebagai sebuah transaksi utang piutang. Setelah melakukan penelitian lapangan tradisi otok-otok lebih condong memiliki kesamaan yang lebih banyak dengan akad qard. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tradisi otok-otok menggunakan akad utang piutang (qard). 2) Praktik tradisi otok-otok ini dalam perspektif Maslahah Mursalah sesuai dengan tujuan syariat (maqasid al-shari’ah) sehingga dengan diadakan kegiatan ini dapat mewujudkan kebaikan atau kemanfaatan bagi masyarakat. Praktik utang piutang uang yang dilakukan dalam tradisi otok-otok halal diperbolehkan. Karena meskipun terdapat uang tambahan dalam tradisi otok-otok, itu merupakan salah satu syarat tetap untuk menjadi keanggotaan dalam tradisi otok-otok. Dari kesimpulan diatas maka penulis menyarankan para anggota otok-otok agar memiliki rasa tanggung jawab untuk melunasi utang yang dilakukan dalam transaksi otok-otok secara baik-baik bukan dengan cara melarikan diri, karena dengan melarikan diri akan menimbulkan perseteruan antara anggota.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Maslahah mursalah; praktik utang piutang; tradisi Otok-Otok |
| Subjects: | Hukum Islam Hukum Islam > Pelunasan Utang Hukum Ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | M Nurcholis Madjid |
| Date Deposited: | 04 Sep 2024 13:12 |
| Last Modified: | 04 Sep 2024 13:12 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/73368 |
